1 Agustus Dishub Singkawang Mulai Sanksi Parkir Sembarangan, Bakal Ampuh?

by -766 views
penertiban parkir singkawang
Dishub Singkawang melakukan patroli dan himbauan ketertiban parkir sebelum melaksanakan tindakan tegas bagi pengendara pada 1 Agustus 2024 mendatang. (Grafis: reaktifnews.com)

REAKTIFNEWS.COM, SINGKAWANG – Usai dilantik selaku Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Singkawang beberapa waktu lalu, Eko Susanto saat ini konon tengah gencar melakukan sosialisasi soal ketertiban parkir di Kota Singkawang.

Pihaknya juga memberikan ultimatum mulai 1 Agustus 2024 dan seterusnya parkir kendaraan di Singkawang akan lebih terkesan lebih tertib dan bagi pengendara yang masih bandel bakal dikenakan sanksi sesuai UU 22/2009 tentang Lalu Lintas.

Tidak hanya itu, pihak Dishub Singkawang juga berpedoman pada Perda 1/2016 Singkawang tentang Ketertiban Umum serta Perwako 38/2021 tentang Penetapan Pengoperasian Kendaraan Bermotor dalam Wilayah Kota Singkawang.

Terkait hal tersebut, sering kali kendaraan yang parkir di jalan depan rumah maupun di bahu jalan memang menjengkelkan karena memakan satu ruas jalan. Sebab, jalan yang dilalui menjadi semakin sempit bahkan menimbulkan kemacetan.

Mengingat jalan atau bahkan jalan perumahan sekali pun termasuk jalan milik bersama, maka tidak diperbolehkan untuk parkir sembarangan. Hal itu karena dapat menghalangi rumah orang lain dan akses jalan.

Nah, bagi pemilik kendaraan yang parkir sembarangan memang sudah ditegaskan dan bisa dikenakan sanksi yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 106 ayat 4.

Adapun bunyi ayat tersebut yaitu “Setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi Rambu Lalu Lintas, Marka Jalan, Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 ayat 2 dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250.000”.

Jika sudah memiliki mobil namun tidak ada garasi, pemilik kendaraan juga bisa memarkirkan kendaraannya di tempat parkir umum yang disewakan atau yang memang sudah disediakan di lingkungan tempat tinggal. (RN/TIM)

Editor: Topan
Sumber: reaktifnews.com

No More Posts Available.

No more pages to load.