Walikota Tjhai Chui Mie Sosialisasikan Peruntukan Dana PEN ke DPRD Singkawang

by -419 views
dana pen singkawang
Sosialisasi kebijakan pinjaman daerah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kota Singkawang. (Foto/Ilustrasi: reaktifnews.com/twa)

ReaktifNews (Singkawang, Kalbar) – Pemkot Singkawang hari ini melaksanakan Sosialisasi Kebijakan Pinjaman Daerah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Selasa (5/1/2021) di Ballroom Swissbellin Singkawang Grand Mall. Acara yang berlangsung diikuti oleh Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Ketua DPRD Sujianto serta termasuk 20 orang anggota dewan lainnya. Sekretaris Daerah Kota Singkawang Sumastro beserta Plt Badan Keuangan Daerah (BKD) Zulhiar, berikut jajaran dinas PUPR dan dinas Dikbud Singkawang.

Plt Kepala BKD, Zulhiar dalam sambutannya mengatakan sedianya dana PEN sebesar Rp 200 Miliar ini akan dialokasikan pada pada Bidang Pekerjaan Umum yang meliputi 21 pembangunan prasarana Jalan, 10 prioritas di pembangunan prasarana Sumber Daya Air, dan 6 prioritas bidang prasarana pendidikan.

“Jadi dapat dikatakan total pembangunan prasarana jalan Rp 115 Miliar, pembangunan prasaranan sumber daya air Rp 35 Miliar serta Rp 50 Miliar pendidikan. Dana ini akan dikembalikan kembali ke pemerintah pusat dengan nol persen bunga dalam kurun waktu 8 tahun serta masa tenggang satu tahun,” terang Zulhiar di hadapan anggota DPRD Singkawang.

Sementara Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, usai sosialisasi sekaligus berdialog dengan anggota DPRD Singkawang guna memaparkan proses hingga disetujuinya PEN oleh Kemeterian Keuangan melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) agar para wakil rakyat dapat mengetahui persis terkait dana PEN yang didapat oleh Pemkot Singkawang kali ini.

“Tadi sudah dengar bersama, seluruh anggota dewan kita mendukung upaya Pemkot Singkawang kedepan khususnya soal dana PEN dari pemerintah pusat ini,” ujarnya.

Wali Kota Tjhai Chui Mie berharap segala pekerjaan yang sudah direncanakan dan ditetapkan tersebut dapat dilaksanakan segera. Hal ini menurutnya antara lain disebabkan soal penyerapan anggaran yang ada. Termasuk dalam hal menyangkut sektor infrastruktur UMKM yang ada serta untuk rumah sakit, menurutnya nanti akan di upayakan pada tahun 2022. “Sekarang ini segera kita laksanakan. Sebab dikejar penyerapan anggaran yang mesti diselesaikan pada triwulan tiga. Untuk UMKM dan rumah sakit nanti kita upayakan minta bantuan yang sama tahun ini dan pelaksanaanya nanti tahun 2022,” jelasnya.

Tak lupa juga Wali Kota Tjhai Chui Mie mempersilahkan mayarakat untuk sama-sama mendukung kegiatan yang akan berjalan nantinya. Sehingga kualitas pekerjaan nantinya diharapkan memang yang terbaik. Selama ini pembangunan pada umumnya dilaksanakan sesuai skala prioritas, jadi memang terkesan sepotong-sepotong. Padahal keinginan Pemkot Singkawang justru ingin dituntaskan semua, namun lagi-lagi terbentur oleh anggaran yang ada.

“Silahkan masyarakat ikut serta sehingga tujuan tercapai sesuai harapan bersama. Sebab selama ini dengan anggaran yang dimiliki, kebanyakan infrastruktur dilakukan bertahap. Nah, jarang-jarang bisa bangun langsung sekaligus ruas jalan misalnya seperti yang akan kita laksanakan kali ini,” tuturnya.

Wali Kota Tjhai Chui Mie menegaskan, dengan capaian kerja yang nantinya sesuai target tentunya menjadi bagian indikator pemerintah pusat untuk kembali membantu Pemkot Singkawang. Suatu kota akan lebih maju apabila infrastruktur yang dimiliki memadai, terkait infrastruktur memadai ini juga yang nantinya berdampak multiplier effect bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Singkawang khususnya.

“Sesuai tajuknya, tentu sangat dibutuhkan anggaran-anggaran untuk mengejar ketertinggalan kita dengan yang lain. Kami juga terus lakukan update infrastruktur lain yang segera dibenahi, termasuk yang terkait ekonomi kecil maupun menengah agar mendapat dukungan serupa dari pemerintah pusat,” pungkasnya. (top)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.