Vakum, Kepengurusan PSSI Singkawang Jadi Sorotan, Tarwi: Segera Gelar Kongres Luar Biasa Askot

by -1,590 views
tarwi satria fc
Tarwi, pengurus Satria FC. (Foto: RN-Skw)

ReaktifNews.com (Singkawang, Kalbar) – Kepengurusan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Singkawang mendapat sorotan dari berbagai pihak. Tak terkecuali dari salah seorang pencinta sepak bola di Singkawang angkat bicara soal mandeknya cabang olahraga (cabor) bergengsi ini. Lantaran personalia pengurus Asosiasi Kota (Askot) PSSI Singkawang periode 2019-2023 sampai dengan saat ini belum dikukuhkan atau dilantik sebagaimana surat keputusan (SK) Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov)PSSI Kalbar tentang pengesahan susunan personalia pengurus Askot PSSI Singkawang periode 2019-2023.

“Sedih melihat sepak bola Singkawang. Bagaimana tidak, bahkan sampai detik ini pengurus Askot PSSI Singkawang 2019-2023 ini belum dilantik atau dikukuhkan. Dimana-mana, apapun itu organisasinya mesti melalui mekanisme acara pelantikan atau pengukuhan. Ini dihadiri setidaknya oleh jajaran pengurus di level lebih tinggi,” tegas Tarwi, Rabu (27/01/2021).

Dikatakan juga oleh Tarwi yang juga pengurus klub Satria FC ini, soal rumor susunan pengurus Askot PSSI Singkawang. Kabarnya sudah ada, sungguh hal ini sangat mengherankan dirinya dan pengurus klub-klub amatir lainnya. “Saya pribadi, bahkan kebanyakan pengurus sepakbola amatir di Singkawang selaku voter benar-benar tidak tahu dan merasa aneh. Sebab kabarnya sudah ada pengurus Askot PSSI Singkawang 2019-2023,” terangnya.

Dilanjutkan Tarwi bahwa Ia ingat betul, pasca kongres Askot PSSI Singkawang Nopember 2019 nyatanya personalia Askot PSSI Singkawang tidak pernah ada kegiatan secara serius. Baik itu secara organisasi atau pembinaan bagi klub yang nota bene merupakan anggota Askot PSSI Singkawang itu tadi. Sampai sekarangpun, sebagai mana diketahui pasca mundurnya Ketum Askot PSSI Singkawang terpilih hasil kongres Nopember 2019 silam, belum ada upaya personalia pengurus yang sekali lagi dalam hal ini belum dikukuhkan itu tadi mengambil langkah penyelesaian soal mundurnya Ketum Askot PSSI Singkawang yang sah tersebut.

“Berarti poin penting di sini, terjadinya suatu fase atau permasalahan kekosongan kepemimpinan. Atau bahasa kekiniannya Vacuum of Power,” jelasnya.

Untuk itu, Tarwi berharap mengingat agenda pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2021 yang semakin dekat ditambah ini juga berkaitan keseriusan Cabor Sepakbola lolos di Porprov Kalbar tahun 2022 mendatang, maka Ketua Umum Asprov PSSI Kalbar diharap berkenan memberikan arahan. Bahkan bila perlu, dengan tegas memberikan teguran keras atau sangsi kepada personalia pengurus Askot PSSI Singkawang untuk secepatnya melaksanakan Kongres Luar Biasa/KLB (Extra Ordinary Congress) Askot PSSI Singkawang di tahun 2021.

“Ini penting, mengingat jika Askot PSSI Singkawang ini tidak mampu melaksanakan KLB maka kami mohon Asprov PSSI Kalbar berkenan memberikan sanksi tegas pengurus Askot PSSI Singkawang ini. Selanjutnya mohonlah Asprov PSSI Kalbar berkenan menunjuk pejabat sementara atau caretaker untuk menggelar KLB Askot PSSI Singkawang ini. Demi masa depan sepakbola Singkawang ini sangat penting,” pungkasnya. (zfk/top)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.