“Tarik Tambang” di PSSI Singkawang

by -1,605 views
kongres pssi singkawang 2021
Tarik-menarik kepentingan di PSSI Kota Singkawang. (Ilustrasi : reaktifnews.com)

ReaktifNews.com (Singkawang,Kalimantan Barat) – Mundurnya ketua Umum PSSI Kota Singkawang, Hermanto Afung dari kepengurusan PSSI Kota Singkawang merupakan sinyalemen tidak kondusifnya PSSI Kota Singkawang. Kisruh di tubuh PSSI Kota Singkawang ini dapat dipastikan bakal berbuntut panjang.

Bagaimana tidak, pasca kekosongan kursi ketua umum PSSI Kota Singkawang, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang merupakan organisasi tertinggi sepak bola di tanah air yang didirikan seorang insinyur sipil, Soeratin Sosrosoegondo pada 19 April 1930 silam ini, semakin mempertegas memang adanya saling tarik-menarik kepentingan di PSSI Kota Singkawang.

ambang Setiadi, selaku wakil ketua PSSI Kota Singkawang otomatis didaulat menjadi Steering Committee (SC) yang mesti melakukan kongres dengan satu agenda besarnya yakni mencari Ketua umum PSSI Kota Singkawang yang baru. Bambang Setiadi berperan mengendalikan proses awal hingga akhir kongres PSSI Kota Singkawang ini.

Bambang Setiadi selaku orang yang dianggap memiliki keahlian lebih, atau pakar, sehingga layak disebut sebagai penasihat kegiatan ini dalam melaksanakan Kongres PSSI Singkawang tentulah tidak bekerja sendirian. Dibantu sang Sekjen mereka di PSSI Kota Singkawang, Prio, dalam pelaksanaan kongres ini menjabat ketua Organizing Committee (OC).

Prio yang ditunjuk oleh Bambang Setiadi selaku panitia pelaksana kongres PSSI Kota Singkawang ini kemudian bertanggung jawab melaksanakan seluruh jadwal kegiatan kongres yang telah mereka rumuskan bersama. Sebagai panitia teknis, Organizing Committee dalam melakukan kegiatannya akan selalu dikawal oleh Steering Committee. Hal ini dimaksudkan agar kinerjanya dapat terlaksana dengan baik dan sesuai yang di rencanakan.

Jadwal pelaksanaan kongres termasuk teknis didalamnya telah dibuat, disepakati dan diumumkan kehadapan publik tersebut mendapat respon. Terbukti dengan majunya Em Abdurahman mencalonkan diri sekaligus menyerahkan berkas dukungan 6 club, dari jumlah total 14 pemilik hak suara pun telah diterima panitia pelaksana.

Apa lacur, tarik menarik kepentingan terjadi. Hingga batas akhir pendaftaran, bakal calon Ketua Umum yang akan tentukan dalam kongres PSSI ternya tetap hanya satu nama. Rangkaian pelaksanaan Kongres kemudian diundur oleh panitia dengan berbagai dalih. Mendekati pergeseran jadwal kongres, diketahui bahwa Bambang Setiadi dengan beragam alasan juga turut mengundurkan diri dari tubuh PSSI Kota Singkawang termasuk dirinya selaku SC.

Mengenai permasalahan yang terjadi dalam tubuh PSSI Kota Singkawang ini, Asprov PSSI Kalimantan Barat dikabarkan mengambil alih langsung keputusan atau ha-hal yang menyangkut kepentingan di tubuh PSSI Kota Singkawang. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.