Dedi : PPKM Mikro dan Perhatian ke Warga Harus Selaras

by -364 views
dedi suriyandi
Dedi Suriyadi, seorang tokoh pemuda Kota Singkawang berharap pemberlakuan PPKM Mikro dan perhatian ke masyarakat dilakukan selaras. (Foto : Zul/ reaktifnews.com)

ReaktifNews.com (Singkawang, Kalimantan Barat) – Beberapa hari lalu Kepala UPT Puskesmas Singkawang II, dr. Indah Permata sari secara bersama lurah Roban, Polsek Singkawang Tengah dan BNPB kota Singkawang pada hari Rabu 23 Juni 2021 lalu yang menetapkan Rt 03 Rw 01 di bilangan Jalan Rawasari Roban pada status Zona merah Covid-19. Hal ini sesuai kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM mikro) melalui intruksi langsung Presiden Joko Widodo.

Salah seorag tokoh pemuda di Kota Singkawang, Dedi Suriyadi, mengatakan kepada reaktifnews.com bahwa pihaknya turut memberikan apresiasi kepada tim kesehatan, lurah Roban, BNPB termasuk Polsek Singkawang Tengah terhadap kesigapan dalam penangulang Covid-19, khususnya di wilayah Roban.

“Selaku masyarakat dan pemuda maka wajib memberikan dukungan agar pandemi ini cepat berlalu. Semoga warga yang terkonfirmasi segera sembuh,” ujar Dedi yang juga pendiri LSM Opini Kota Singkawang, Minggu (27/06/2021).

Lebih lanjut dikatakan Dedi, penetapan wilayah Rawasari misalnya yang kemudian ditetapkan menjadi zona merah. Hal ini disebabkan kasus terkonfirmasi di wilayah tersebut tercatat dalam seminggu terakhir lebih dari 5 rumah dan 2 orang meninggal dunia. Sebagai upaya penangulangan serta pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, maka wajib dilakukan penyemprotan disinsfektan maupun trecing.

“Upaya penanggulangan termasuk melakukan Swab dan PCR. Keduanya ini tak terpisahkan dalam metode tes untuk menegakkan diagnosis Covid-19. Swab adalah cara untuk memperoleh sampel. Caranya dilakukan pada nasofaring dan atau orofarings, pengambilannya dilakukan dengan mengusap rongga nasofarings atau orofarings melalui alat seperti kapas lidi khusus,” tutur Dedi yang juga pengurus Pemuda Pancasila Kota Singkawang ini.

Dedi juga mengatakan bahwa pihaknya terus membantu ikut serta dalam memberikan edukasi kepada masyarkat. Termasuk diantaranya untuk tetap memberlakukan prokes dan karantina mandiri di rumah serta mematuhi segala protap PPKM mikro.

“PPKM mikro harus diterapkan dan mesti berbarengan dengan memberikan perhatian kepada warga yang terkonfirmasi. Kami berharap mendapat pemantauan dan pengobatan gratis termasuk mereka yang sedang karantina, kebutuhan pokoknya harus diperhatikan pemerintah lewat dinas terkait. Kita juga selaku masyarakat secara swadaya juga akan memberikan bantuan semampunya,” pungkasnya. (*/Zul)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.