Hati-Hati, Pemkot Singkawang Tegas Soal PNS Berkualitas Buruk

by -340 views
asn singkawang diberikan sanksi
www.reaktifnews.com

Singkawang Kota – Mengemban amanah sebagai pegawai negeri sipil (PNS) tidak bisa disepelekan. Digaji dari hasil pajak, membuat kualitas PNS dalam bekerja menjadi kewajiban. Hal ini pula yang menjadi salah satu alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang menginginkan PNS di jajarannya harus berkualitas dan berintegritas.

Namun, masih saja ada PNS Pemkot Singkawang yang memiliki kualitas buruk dan tidak beretika yang kemudian dikenakan hukuman disiplin. Diantaranya pada tingkatan ringan, sedang dan berat. Untuk tingkatan hukuman disiplin berat berupa penurunan pangkat setingkat lebih rendah hingga pemecatan.

Termasuk atas kasus penggunaan narkotika dan obat terlarang (Narkoba) oleh PNS di lingkungan Pemkot Singkawang beberapa waktu lalu yang berujung dijatuhkannya sanksi disiplin kepada yang bersangkutan.

“Dengan memperhatikan masukan maupun informasi valid dari Kepala BNN, maka sikap kita dan keputusan yang diambil melalui Surat Keputusan Wali Kota tertanggal 4 agustus 2021, yang bersangkutan diberhentikan dalam jabatan pengawas yang telah ditunjuk. Selanjutnya yang bersangkutan dikembalikan ke instansi asalnya. Hal ini sebagai bentuk tindakan tegas yang diambil pejabat pembina kepegawaian yaitu Wali Kota, kepada ASN yang telah secara valid dinyatakan poisitif sebagai pengguna narkoba,” kata Sumastro, Kamis (5/8/2021).

Lanjutnya ada yang dikategorikan dengan hukuman penurunan pangkat setingkat dibawah pangkat yang ada selama 3 tahun dan ada juga ASN yang harus menjalani asesmen di BNN Kota Singkawang secara regular.

“Ini yang harus dipatuhi. Apabila tidak dipatuhi, maka akan berhadapan dengan sanksi berat,” tegasnya.

Sumastro mengimbau kepada seluruh ASN dan PTT di Kota Singkawang untuk berhati-hati dan selalu waspada dengan kejahatan narkoba ini. Karena ASN adalah sumber daya manusia untuk menggerakkan roda permerintahan. Ia pun berharap seluruh ASN menjauhi sikap-sikap yang membahayakan diri sendiri, salah satunya menjauhi narkoba.

“Apabila ada yang coba-coba untuk melakukan ini, maka bersiap untuk berhadapan dengan sanksi berat,” jelasnya.

Ia juga menekankan bagi yang menjalani sanksi hukuman disiplin untuk menjalani dengan sebaik-baiknya.

“Kita tidak bangga untuk menerapkan sanksi ini, bahkan kita sangat menyayangkan. Tetapi dibalik itu semua, hendaknya diambil hikmahnya. Kalau ingin sembuh dan ingin memperbaiki diri, kita hargai itu,” pungkasnya. (RN/ Topan/* /MC)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.