Orang Tua Siswa Dukung Wacana Sekolah Tatap Muka Terbatas

by -235 views
pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi Covid-19
Pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) pada tingkat sekolah dasar di masa pandemi Covid-19. (Foto: Tempo/ net)

Singkawang Kota – Wacana persiapan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) semester ganjil TA 2021/2022 di satuan pendidikan meliputi PAUD, SD dan SMP se Kota Singkawang yang direncanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Singkawang sesuai Surat Edaran (SE) Nomor: 421/022/PPD-A tentang persiapan pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 semester ganjil 2021/2022 yang ditandatangani Plt Kepala Dinas Dikbud Singkawang H. ASMADI, S.Pd., M.Si., beberapa hari lalu langsung mendapat dukungan dari orang tua siswa.

SE Dikbud Kota Singkawang tersebut juga turut mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan sebelumnya.

Ridha Wahyudi, salah seorang orang tua murid ini kepada reaktifnews.com mengatakan, dengan diselenggarakannya pembelajaran tatap muka, para peserta didik diharapkan bisa memperoleh layanan pendidikan yang lebih optimal. Bahkan, seiring dikeluarkannya SKB Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu tersebut membuat regulasi PTMT dan semacamnya diharapkan berjalan dengan lebih terukur.

“Saya pikir ini trobosan awal yang bagus dan patut kita dukung bersama. Kan selama menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini, anak-anak hanya memperoleh pengetahuan (knowledge) tanpa disertai unsur-unsur pendidikan lain yang juga penting yaitu keterampilan (skill), kepribadian (attitude), dan nilai (value),” terang Ridha Wahyudi yang juga advokat ini pada Senin, (09/08) di Singkawang.

Namun demikian, menurutnya lagi, kesuksesan implementasi SE Dikbud Kota Singkawang yang mengacu pada SKB Empat Menteri terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut diyakini dapat berjalan mulus, asalkan dibarengi komitmen serta sinergitas seluruh pemangku kepentingan yang ada di Kota Singkawang.

“Wacana ini bukan tidak mungkin terwujud, komitmen dan kebersamaan kita itu kuncinya. Harapan kita semua, anak-anak bisa terpenuhi hak-haknya dalam memperoleh pendidikan. Kita harus akui PJJ selama ini tidak dapat disamakan dengan pembelajaran tatap muka,” ujarnya.

Ridha juga mengingatkan, peran dari Satgas Covid-19 di tingkat satuan pendidikan sangat krusial. Akan tetapi, peranan tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif seluruh warga sekolah termasuk penanaman disiplin protokol kesehatan mulai dari rumah hingga selama berada di sekolah.

“Peran aktif semua penting, itu poinnya. Lagi-lagi soal vaksinasi Covid-19 terhadap para pendidik dan tenaga kependidikan dalam rangka mendukung akselerasi pembelajaran tatap muka secara terbatas sangat diharapkan. Kita harapkan memasuki semester ganjil ini seluruh satuan pendidikan sudah dapat menyediakan layanan pembelajaran tatap muka secara terbatas,” ungkapnya.

Dukungan yang sama juga dilontarkan oleh orang tua siswa lainnya, Em Abdurrahman menilai baik secara kelembagaan selaku Ketua LSM Fatwa Langit Kota Singkawang maupun secara pribadi menyatakan dukungannya atas wacana Dinas Dikbud untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka namun tetap dengan persetujuan orang tua siswa dengan tetap memberlakukan prokes yang ketat.

“Kalau tidak sekolah dan belajar, sudah pasti genersi bangsa ini akan bodoh. Kalau genersai bangsa bodoh, sudah pasti negara ini rapuh. Corona dan kebodohan anak bangsa keduanya merupakan ancaman serius yang harus diselesaikan bersamaan,” jelas Abdurrahman.

Ia berharap di masa pademi ini pendidikan harus tetap berlangsung dengan kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka namun tetap menerapkan standar maksimal prokes di lingkungan sekolah.

“Pembelajaran metode daring sangat tidak maksimal dan cukup merepotkan orang tua. Bahkan sangat berpengaruh terhadap psikologis anak-ànak dalam multi aspek. Intinya kita dukung,” pungkasnya. (*/ Topan/ Rn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.