Lelah, Orang Tua Berharap Segera Pembelajaran Tatap Muka

by -361 views
orang tua siswa rembuk
Para orang tua siswa melakukan rembuk dan berharap segera dilaksanakan pembelajaran tatap muka di Singkawang. (Foto: RN/ TWA)

Singkawang Kota – Pandemi corona belum menampakkan tanda-tanda berakhir. Tapi, pembelajaran tatap muka di Kota Singkawang khususnya sudah mulai dilakukan perencanaan dengan sangat cermat oleh Dinas Pendidikan dan pihak terkait.

Para orang tua siswa di Singkawang Utara misalnya, menginginkan anaknya belajar tatap muka di sekolah tapi tidak terpapar Virus Corona. Soalnya, banyak orang tua yang stres mendampingi anak melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumah.

“Awal-awal kelabakan. Belakangan banyak program wifi gratis, subsidi pulsa untuk internet. Tapi ya lama-lama capek, stres juga, tugas banyak. Kasihan anak, orang tua juga,” kata Zulfikar S.sos. MH, seorang warga di Singkawang Utara, Kota Singkawang yang anaknya masih Sekolah Dasar (SD) ini, Rabu (11/8).

Dia dan beberapa orang tua lainnya setuju semester ganjil kali ini pembelajaran tatap muka mulai dilakukan. Hanya saja, Dia dan orang tua lainnya ingin sekolah sudah benar-benar siap dengan berbagai protokol kesehatan.

“Biar nggak ketularan Corona deh gimana caranya. Apa jam masuknya dijadwal, sekelas separoh atau gimana. Kasihan juga anak itu sudah lama nggak ketemu teman-temannya,” tandas salah seorang lainnya, Jumadi.

Zulfikar dan beberapa orang tua siswa yang melakukan rembuk bersepakat dalam waktu dekat akan mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang guna menyampaikan keluhan para orang tua siswa tersebut. “Ya, dalam waktu dekat kami perwakilan akan menyampaikan langsung ke pak Kadis Pendidikan. Semoga beliau memahami keluhan kami para orang tua siswa ini,” pungkasnya.

Zona Kuning dan Hijau

Sebagaimana diketahui, pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa daerah masih dilarang seiring diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah dengan lonjakan kasus yang dinilai menghawatirkan.

Untuk daerah yang masuk zona hijau dan kuning Covid-19, pemerintah tetap mendorong pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas pada tahun ajaran 2021/2022 yang dimulai bulan Juli lalu.

PTM juga dilaksanakan dengan ketentuan antara lain bahwa sekolah sudah memenuhi daftar periksa sesuai SKB 4 Menteri sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka. Dinas Pendidikan juga harus memberi izin, mengawasi dan melaporkan pelaksanaannya.

Disamping itu, kepada kepala sekolah maupun kepala dinas pendidikan kabupaten/kota maupun provinsi juga diharapkan apabila terjadi klaster di sebuah sekolah, maka pembelajaran tatap muka segera dihentikan sementara.

Selanjutnya segera melakukan tracing, tracking dan testing, serta penanganan sebaik-baiknya. Kemudian diklarifikasi kepada masyarakat agar tidak menjadi informasi yang besar karena akan merugikan jajaran Pendidikan.

Untuk memberlakukan pembelajaran tatap muka terbatas ini juga harus betul-betul dipahami oleh public, terutama orang tua. Karena sifatnya terbatas, pembelajaran tatap muka ini meliputi jumlah siswa maksimal 50%, aktivitas belajar dalam sekolah sesuai protokol kesehatan 5M, durasi jam pembelajaran ditentukan oleh satuan pendidikan, materi pembelajaran yang disampaikan diwajibkan sifatnya yang esensial saja, yaitu terkait karakter dan kecakapan hidup. Proses pembelajaran pun harus dilakukan dengan metode blended learning atau campuran.

Peran orang tua juga menjadi kunci utama untuk mengizinkan putra-putrinya melaksanakan sekolah tatap muka terbatas atau tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 14 Tahun 2021, implementasi pembelajaran tatap muka terbatas harus sinkron dengan prinsip sehat dan selamat untuk seluruh warga masyarakat.

Sementara itu, Kota Singkawang hingga berita ini diturunkan masih berada di zona oren atau dengan kata lain masih dirasakan riskan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) maupun pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). (*Topan/ RN)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.