Eka Sinta Sari: PTM walaupun terbatas, itu sangat berarti sekali

by -563 views
ptm terbatas smpn 4 singkawang

Singkawang Kota – Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang telah disiapkan dengan cermat oleh SMP Negeri 4 Singkawang menurut Eka Sinta Sari, S.Pd., selaku kepala sekolah walaupun terbatas namun sangat berharga.

“PTM walaupun terbatas tapi sangat berarti sekali. Baik guru dan murid itu idealnya memang harus bertatap muka. Hampir dua tahun ya, ini jelas sangat mempengaruhi cara berpikir serta mentalitas para siswa sangat berpengaruh,” jelas Eka, kepada reaktifnews.com saat dijumpai di ruang kerjanya, Jumat (13/08/2021).

Kepastian digelarnya PTM terbatas di SMP Negeri 4 Singkawang ini juga tinggal menunggu rekomendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disbud) Kota Singkawang.

“Alhamdulillah ya, berkas-berkas kami sudah di validasi oleh dinas. Seminggu lalu juga pihak kelurahan dan yang terkait lainnya juga sudah melakukan koordinasi bersama terkait rencana kita ini,” tuturnya.

Dari pantauan reaktifnews.com juga mendapati PTM terbatas di SMP Negeri 4 Singkawang telah siap untuk dilaksanakan. Banner telah terpasang, semua kuisioner sudah dilengkapi, termasuk data siswa juga sudah dilengkapi melalui google form dan yang tak kalah penting para orang tua yang menyetujui juga sudah menyerahkan surat persetujuan mereka ke sekolah.

“Kita secara fisik telah siap. Bahkan dari tahun lalu juga sudah siap, tinggal menyiapkan berkas-berkasnya yang dijilid buat ke dinas, kelurahan dan arsip. Guru-gurunya juga sudah siap, sesuai ketentuan 80% itu. Memang ada beberapa belum vaksin, itu karena sedang hamil, sakit, ya sesuai anjuran dokter saat proses screening vaksin,” terang Eka.

Menyinggung soal proses PTM terbatas di SMP Negeri 4 yang nanti dilaksanakan, Eka menyebut teknis pembelajarannya nanti sesuai dengan ketentuan. Yakni 50% dalam kelas atau 15-16 siswa. Dibagi menjadi dua tahap, Senin-Selasa misalnya untuk nomor absen 1-16. Rabu-Kamis nomor absen 17-32.

“Ini kita berikan adaptasi untuk kelas VII dulu biar terbiasa dengan guru dan wali kelasnya. Nah, kalau memungkinkan dua minggu atau tiga minggu kami masukan yang kelas VIII,” urainya.

Selain dilakukan secara bertahap, pertimbangan lainnya menurut dia karena sedang ada pembangunan di sekolah sehingga ruangan saat ini menjadi terbatas. “Jadi ada dua sesi tatap muka. Pertama dari jam 07.00 – 09.30 dan disambung tahap selanjutnya,” ujar Eka lagi.

Kembali Eka berharap PTM di SMP Negeri 4 Singkawang ini walaupun terbatas namun sangat berharga. Termasuk ia juga meminta dukungan dari para orang tua siswa khususnya agar selalu memperhatikan kesehatan para siswa dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di rumah. Sebab tanpa dukungan orang tua, tujuan baik ini tidak akan dapat berjalan sempurna.

“Kita sama-sama menjaga ya. Kami mohon dukungan orang tua, tolong di chek kesehatan anak-anak kita ini. Sebab waktu belajar di sekolah lebih singkat dibanding di rumah. Jika ada hal-hal menyangkut siswa ini silahkan disampaikan ke sekolah, nanti kita sikapi bersama,” pungkasnya. (RN/ Top)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.