Taman Burung dan Riuh Kicau Burung, Kota Singkawang Kapan?

by -333 views
Taman burung sebagai lokasi wisata edukatif
Atas: Presiden Joko Widodo alias Jokowi memperkenalkan berbagai spesies burung kepada cucunya, Jan Ethes Srinarendra saat berkunjung ke TMII, Ahad, 8 Juli 2018; Dok: Muchlis Jr/Biro Pers Satpres). Bawah: Kondisi terkini Taman Burung Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Foto: Nano/ reaktifnews.com)

SINGKAWANG KOTA – Presiden Jokowi beberapa waktu lalu mengunjungi Taman Burung TMII dan membawa serta cucunya, Jan Ethes Srinarendra ke Taman Burung di lokasi Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Pada kesempatan indah itu, Jokowi memperkenalkan berbagai jenis burung kepada si kecil.

Bagi anak-anak khususnya, taman burung benar-benar merupakan sebuah taman edukasi. Belajar tentang alam dan isinya. Jadi, tak ada salah juga mengajak si kecil ke taman burung di akhir pekan.

Sementara itu, Kota Singkawang juga memiliki Taman Burung. Taman ini sekaligus merupakan sebuah lokasi bersejarah bagi Kota Singkawang, termasuk area ruang terbuka publik paling tertua di Kota Singkawang. Bagi khalayak ramai di Kalimantan Barat, nama Taman Burung Singkawang yang persis berada di tengah Kota dan di bibir sungai Singkawang ini sudah tidak asing bagi penduduk maupun pendatang dari luar Kota Singkawang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang bukan tidak berupaya menata kawasan Taman Burung ini. Upaya-upaya mempercantik tiap sudut Taman Burung Singkawang terus diupayakan. Namun demikian, tetap saja ada yang kurang dari upaya Pemkot Singkawang tersebut yakni belum mampu menghadirkan kicauan berbagai jenis burung di Taman Burung Singkawang tersebut.

Pantauan reaktifnews.com pada Rabu, (13/10/2021) mendapati antara lain beberapa petugas dari JPU Kota Singkawang tengah melakukan pemeliharaan rutin lampu-lampu penerangan di kawasan ini. Pada beberapa titik Taman Burung Singkawang juga tengah dilakukan pekerjaan guna mempercantik kawasan ini.

Demikian pula terlihat lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih berada dikawasan tersebut beserta perabotan yang dimiliki teronggok serta terbungkus terpal begitu saja. Para PKL ini biasanya mulai beroperasi sore hingga malam hari, begitulah kondisi Taman Burung Singkawang hingga saat ini.

Tak perlu meniru luar negeri, jika memang Pemkot Singkawang serius membenahi Taman Burung Kota Singkawang ini sebenarnya ada beberapa lokasi serupa yang juga bisa ditiru di Indonesia.

Ada beberapa taman burung dengan koleksi yang berbeda-beda. Ada juga yang baru diluncurkan beberapa tahun lalu, tapi tetap mempunyai daya tarik.

Sedikitnya ada 4 pilihan taman burung yang dapat ditiru oleh Pemkot Singkawang. Sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber seperti berikut ini:

1. Taman Burung TMII
Taman burung yang berada di lingkungan TMII ini tergolong taman burung tertua karena diresmikan pada 1976. Burung-burung dari berbagai daerah, tinggal dalam kubah-kubah yang jumlahnya mencapai sembilan.

Koleksi diatur berdasarkan zona penyebarannya. Ada sekitar 175 jenis dengan koleksi yang mencapai ribuan ekor. Taman burung yang dilengkapi kafetaria dan kolam ikan ini buka setiap hari pukul 08.00.

2. Taman Burung Bali
Dengan ikon Jalak Bali, taman burung yang berlokasi di Singapadu, Gianyar ini juga mempunyai tempat penangkaran dan pengembangbiakan burung seperti halnya taman burung di TMII.

Koleksinya mencapai 1.000 ekor, dengan 250 spesies. Tak hanya burung nusantara, tapi juga dari belahan bumi lain seperti Australia, Amerika Selatan dan Afrika. Buka antara pukul 09.00-17.30. Tiket masuk untuk satu hari dibanderol Rp 385 ribu.

3. Taman Burung Palembang
Tergolong taman burung yang baru karena baru beroperasi 2015. Saat ini koleksinya mencapai 3.000 ekor dari 10 spesies. Di antaranya jalak, parkit, burung hantu, dan lain-lain. Semua jenis unggas ini beterbangan bebas.

Meski labelnya taman burung, namun di objek wisata yang berada di kawasan bisnis Ogan Permata Indah, Jakabaring ini terdapat juga hewan lain, seperti reptil dan ikan. Tiket masuk ke taman burung ini per orang Rp 50 ribu.

4. Bird & Bromelia Pavilion Bandung
Taman burung yang satu ini berada di Jalan Akaza Utara no 9 Kompleks Pramestha Resort Town atau Dago Giri, Bandung. Ada sekitar 300 jenis burung selain tanaman daun hias bromelia dan area untuk bersantap. Burung-burung itu terbang bebas sehingga bisa langsung diajak main oleh pengunjung.

Tiket masuk Rp 35 ribu di hari biasa dan akhir pekan Rp 50 ribu. Operasional mulai pukul 09.00 hingga pukul 17.00, khusus akhir pekan diperpanjang satu jam. Untuk oleh-oleh bisa belanja di toko suvenir dengan ciri bentuk burung. (*/ RN/ SKW/ Zlfkr/ Nano)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.