Asmadi: Silahkan BOS Intervensi di Masa PTM Terbatas

by -170 views
Asmadi
Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang, ASMADI, S.Pd., M.Si. (Dok/foto: reaktifnews.com)

REAKTIFNEWS.COM – Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang, ASMADI, S.Pd., M.Si., mengatakan terkait program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bahwa efektivitas maupun efensiensi anggaran sangat diharapkan. Sebagaimana diketahui, sumber dana sekolah khususnya sekolah-sekolah negeri tidak dapat terhindar dari BOS.

“Agar pemanfaatan dana ini dapat dikelola secara efektif, efesien, transparan dan akuntabel sehingga mencapai pemenuhan tujuan pendidikan di satuan pendidikan itu,” jelas Asmadi, Senin, (14/02/2022) saat ditemui di ruang kerjanya.

Lanjutnya, sehubungan di Kota Singkawang masih menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di masa pandemi COVID-19 maka sekolah-sekolah diharapkan lebih memperioritaskan protokol Kesehatan (Prokes) 5M di sekolah-sekolah.

“Saya selalu tekankan sekolah bersih, indah dan asri merupakan prasyarat utama di masa PTM ini. Silahkan BOS intervensi dengan cermat menganggarkan untuk kepentingan kesehatan. Tentulah disamping program lain untuk mendukung program tujuan pendidikan itu sendiri,” tuturnya.

Kerjasama Komite dan Paguyuban

Sekolah-sekolah juga diharapkan untuk terus menggalang pihak komite dan paguyuban guna mengawal PTM Terbatas di masa pandemi COVID-19 di Kota Singkawang ini. Hal ini selaras tujuan menterjemahkan terdepan dan terunggul pelayanan jasa di bidang pendidikan.

“Makanya dituntut dalam penataan sekolah-sekolah di kota singkawang ini unggul dan selaras dengan kearifan lokal lingkungan masing-masing. Perlu kepala sekolah dan guru yang inovatif, kreatif, inspiratif dan produktif menterjemahkan keunggulan dan terdepan itu tadi. Ini kerja bersama dan harus melibatkan komite maupun paguyuban itu tadi, ” terang Asmadi.

Komunikasi intens pihak sekolah lewat guru wali kelas bersama orang tua siswa melalui komite dan paguyuban ini diharapkan Asmadi diharapkan sinergi dalam upaya mengolah pendidikan khususnya di masa pandemi COVID-19 di Kota Singkawang saat ini.

“Dunia pendidikan bukan semata dibebankan ke pemerintah, silahkan minimal tiap bulan itu diadakan komunikasi silaturahmi dan keakraban dengan komite atau paguyuban. Saya minta ini kita sama-sama, jangan sampai angka kasus positif COVID-19 semakin bertambah. Saat ini kita PKPM level dua, jadi saat rapat dengan kepala sekolah SMP juga saya minta kebersihan maupun keindahan sekolah itu kembali jadi prioritas,” pungkas Asmadi. (*/win/RN)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.