Kepala BPBD Kota Singkawang “Gas Pol” Sampaikan Bantuan Bencana

by -284 views
Kepala BPBD Singkawang dulu dan sekarang.
Kepala BPBD Yasmalizar (terdahulu) dan Kepala BPBD Singkawang yang sekarang Edi Purwoko saat menyampaikan bantuan. Foto (Istimewa).

REAKTIFNEWS.COM, Singkawang – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Singkawang, Edi Prawoko, S.H., langsung “gas pol” melakoni debutnya selaku Kepala BPBD Kota Singkawang dengan menyampaikan bantuan bencana ketengah masyarakat Singkawang.

Bantuan yang disampaikan Kepala BPBD Singkawang Edi Purwoko yang sebelumnya menjabat selaku Sekretaris Camat di Kecamatan Singkawang Barat ini berupa sembako dan mie instan. Demikian pengakuan warga yang mendapat bantuan kebakaran di Kecamatan Singkawang Selatan.

Debut Kepala BPBD Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat Edi Prawoko, S.H., ini juga diharapkan masyarakat melebihi torehan pendahulunya yakni Yasmalizar, S.H. sebagaimana diketahui telah berhasil mengupayakan sekaligus merealisasikan dana bantuan hibah dari pusat setidaknya sejumlah Rp6 miliar.

Bahkan tahun berikutnya, terjadi bantuan hibah penanggulangan bencana untuk Kota Singkawang kembali mengalami penambahan. Kegiatan tersebut direalisasikan antara lain untuk Talud dan Tanggul penahan banjir di Naram, jalan Akasia, Jalan Hang Mui, termasuk pula Jembatan Bagak Sahwa di Kecamatan Singkawang Timur.

Khusus untuk Jembatan Bagak Sahwa ini sangat mendapat apresiasi dari warga, khususnya warga Bagak Sahwa.

“Kami sangat berterima kasih akhirnya jembatan ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya guna menunjang mobilitas kami,” pengakuan Victor, warga Bagak Sahwa saat ditanyai reaktifnews.com pada Sabtu, (26/03/2022).

Atas perbaikan jembatan Bagak Sahwa ini juga benar-benar disambut baik warga lainnya, Anton, menuturkan bahwa usai diperbaiki pemerintah oleh warga juga dilakukan upacara adat agar jembatan Bagak Sahwa ini diharapkan benar-benar membawa keselamatan bagi penggunanya dan masyarakat setempat.

“Terima kasih sekali jembatan Bagak ini akan kami rawat dan gunakan sebaik mungkin,” tutur Anton.

Respon cepat pengendalian bencana ini juga sudah menjadi atensi Presiden Joko Widodo di beberapa kesempatan menyampaikan kepada awak media.

Presiden meminta agar BNPB maupun BPBD bekerja lebih keras. Sebab, sebagian besar wilayah Indonesia saat ini mengalami musim penghujan ditambah adanya fenomena La Nina, yang mana hal itu kemudian juga dapat membawa dampak potensi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang. (top)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.