Sukses, Sosialisasi Program Hibah Air Minum Perkotaan di Singkawang Tengah

by -189 views
Sosialisasi MBR 2022 di Singkawang Tengah.
Sukses, sosialisasi oleh Perumda AMGP Singkawang (PDAM Singkawang) terkait program hibah air minum perkotaan tahun 2022 di Singkawang Tengah. Foto/Dok: (yudi/reaktifnews.com)

REAKTIFNEWS.COM, Singkawang Kota – Perumda Air Minum Gunung Poteng (PDAM Singkawang) hari ini sukses menggelar sosialisasi pelaksanaan program air minum perkotaan Tahun 2022 di Aula Kecamatan Singkawang Tengah Kota Singkawang, Propinsi Kalimantan Barat, Selasa (29/03/2022).

Kegiatan sosialisasi ini juga dirangkai dengan sosialisasi penyesuaian tarif air minum terbaru serta sosialisasi tentang pemungutan retribusi pelayanan persampahan bagi pelanggan perumda AMGP Kota Singkawang.

Direktur Perumda AMGP Kota Singkawang, Suriandi, S.P., dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya sangat bersyukur dan optimis dengan dikabulkannya Program Air Minum Perkotaan untuk Kota Singkawang tahun 2022 ini. Sebagaimana diketahui selama 3 tahun berturut, program yang banyak dirasakan manfaatnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Singkawang ini tidak mendapat persetujuan dari pemerintah pusat.

“Kita tentunya patut bersyukur upaya yang kita ajukan di tahun 2021 dan tahun ini dapat direalisasikan dengan mengacu sesuai tahapan yang diatur pemerintah pusat. Sekarang jumlah sambungan baru kota singkawang ada 2.100 KK. Sementara untuk program MBR yang mendaftar di Singkawang Tengah berjumlah seribuan, setelah dilakukan survei door to door setidaknya ada 992 KK yang benar-benar layak,” jelas Suriandi.

Ia berharap untuk masyarakat di Kecamatan Singkawang Tengah khususnya agar bersabar. Sebab ada beberapa proses yang mesti dilakukan, diantaranya proses base line atau kembali dilakukan cross check oleh tim dari pusat. “Mohon pengertian bapak ibu pelanggan kami sekalian. Kita harus optimistis, bahwa program MBR ini bisa dirasakan semua lapisan masyarakat berpenghasilan rendah nantinya,” tuturnya.

Sementara itu, Kabag Umum dan Logistik sekaligus selaku Plt Kabag Operasional Perumda AMGP Kota Singkawang, Waspin Sijabat menambahkan bahwa kemungkinan pertengahan April nanti tim dari pusat akan melakukan base line dimaksud.

Untuk penyesuaian tarif sesuai Permendagri yakni penyesuaian full cost recovery (FCR) yakni Rp7.681, ini sebagai batas bawah atau minimal untuk mengolah permeter kubik air bersih. Sementara batas atas Rp10.152 ditetapkan menjadi batas maksimal. Perhitungan ini juga tidak boleh melebihi 4% dari Upah Minimum Kota (UMK) Kota Singkawang dan ini ditetapkan sesuai SK Guberbur Kalimantan Barat. “Hanya saja, implementasi besaran atau tarif di kita nantinya diserahkan kembali kepada Wali Kota dengan acuan tersebut,” terangnya.

Lanjutnya untuk kelompok pelanggan juga terbagi dalam empat golongan, yakni kelompok 1 sampai 3 dan kelompok khusus. Untuk kelompok khusus nantinya merupakan tarif kesepakatan, dalam hal ini diperbolehkan mengikat kerjasama dengan perusahaan tertentu sesuai kesepakatan.

“Jadi selain golongan 1 sampai 3 ada namanya golongan khusus atau empat. Golongan ini tidak ditetapkan sepihak besaran tarifnya, misalkan jika ada pelabuhan atau bidang-bidang usaha lainnya kalau mau join kita, jika kita bisa jual misalnya Rp100 ribu permeter kubik ya silahkan jalan gitu, asal sama-sama sepakat aja,” tutur Waspin.

Waspin Sijabat juga menghimbau dan mohon pengertian kepada seluruh pelanggan PDAM Kota Singkawang, guna menghadapi musim cuaca tidak menentu dan cenderung pada kemarau serta memasuki bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah kali ini agar pelanggan mempersiapkan cadangan air bersih guna mengantisipasi permasalahan teknis yang dapat terjadi akbit distribusi yang tidak maksimal. “Namun demikian, kami sebagai operator berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk itu saya kembali himbau masyarakat pelanggan kita agar gunakanlah air bersih ini secara bijak,” pungkasnya.

Sementara Camat Singkawang Tengah, Hasan Nasiruddin, pada kesempatan yang sama kepada reaktifnews.com menyebut bahwa selain sosialisasi MBR berikut tarif air bersih tersebut ada juga sosialisasi pemungutan retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan bagi pelanggan Perumda AMGP Kota Singkawang yang disosialisasikan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Singkawang. Menurut Camat Hasan, ini sengaja dilakukan bersamaan sebagaimana diketahui bahwa retribusi kebersihan juga include dalam tagihan air bersih oleh PDAM Kota Singkawang.

“Saya meminta kepada perwakilan RT, Lurah yang hadir maupun segenap pihak untuk dapat kembali mensosialisasikan ketengah masyarakat kita. Saya juga mengucapkan kepada umat muslim khususnya, selamat menyambut ramadhan tahun ini. Ayo kita rias rumah, gang, masjid, surau-surau kita serta lingkungan bersama-sama. Tak kalah penting untuk tetap menjalankan protokol kesehatan guna mencegah covid-19 agar semua dapat menjalankan ibadah maupun aktivitas dengan aman,” tutur Hasan.

Acara sosialisasi dihadiri perwakilan Camat Singkawang Tengah dan jajaran, perwakilan  RT dan Lurah se-Kecamatan Singkawang Tengah, anggota DPRD Dapil dimaksud, jajaran Perumda AMGP Singkawang, Pemateri yang merupakan ekonom dari STIE Singkawang serta pihak DLH Singkawang. (reaktifnews.com/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.