Ancaman Terhadap Bangunan Kolonial Mess Daerah Singkawang dari Aktivitas Sekitarnya

by -1,302 views
bangunan kolonial mess daerah singkawang 2024
Reaktifnews.com - Visualisasi dan kondisi Mess Daerah Singkawang di Jalan Merdeka, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat yang berdiri sejak tahun 1920, Kamis (2/5/2024). (tim/RN)

REAKTIFNEWS.COM, SINGKAWANG – Memasuki 2024, ancaman yang terjadi pada kawasan Mess Daerah Singkawang yang menurut beberapa sumber telah berdiri sejak tahun 1920 tersebut berikut bangunan sekitarnya sangat besar dan menimbulkan dampak negatif terhadap kawasan dan bangunan kolonial yang ada di kawasan Jalan Merdeka, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat tersebut.

Tingkat ancaman yang terjadi cukup bervariasi, mulai dari perubahan struktur ruang Kota Singkawang yang meliputi tingginya pertumbuhan penduduk maupun masalah ekonomi dan sosial masyatrakat. Ancaman lain yakni terkait pemanfaatan atau penggunaan Cagar Budaya yang dalam hal ini mencakup perubahan fungsi ruang serta penambahan bangunan baru. Bahkan, ancaman yang tak kalah serius yakni perubahan jaringan jalan di kawasan tersebut.

Dari penelusuran Reaktifnews.com juga mendapati dimensi ancaman dan gangguan keamanan dari waktu ke waktu yang berkembang dan modern terhadap bangunan kolonial pada Mess Daerah Singkawang dan beberapa bangunan kolonial yang ada disekitarnya tersebut memicu berbagai macam ragam resiko dan dampaknya seperti yang terjadi saat ini.

Sementara itu, keberadaan bangunan kolonial tidak dapat dilepaskan dari konteks kota lama (Kabupaten Sambas), karena merupakan salah satu bagian penting dalam perkembangan dan dapat juga menggambarkan perkembangan Kota Singkawang dari masa ke masa.

Keberadaan bangunan Mess Daerah Singkawang dan beberapa bangunan kolonial yang ada disekitarnya, termasuk bangunan-bangunan bernilai historis dan arsitektonis yang ada di wilayah dimaksud, menampilkan cerita visual yang menunjukkan sejarah dari Kota Singkawang, mencerminkan perubahan-perubahan waktu, tata cara kehidupan dan budaya dari penduduk Singkawang.

Tanpa adanya warisan budaya yang terpelihara, masyarakat akan merasa terasing dari asal-usul lingkungannya sebab tidak punya orientasi pada masa lampau.

Di sisi lain, pembangunan dan seluruh aktivitas di kawasan bangunan kolonial Mess Daerah Singkawang berlangsung semakin tanpa terkendali, sehingga menenggelamkan makna dari bangunan kolonial tersebut.

Pengelolaan yang tepat, sesuai dengan jenis dan kondisi keberadaannya perlu segera dilakukan. Hal ini dimaksudkan agar aset tersebut dapat terlindungi dan terjaga kelestariannya.

Upaya pelestarian ini sangat penting, sebagaimana sebuah Kota adalah tujuan dan kenangan terakhir dari perjuangan dalam hal ini menjadi kebanggaan dari masa lalu untuk dipamerkan serta harapan masa depan untuk dicapai. (TIM-RN)

Sumber : Reaktifnews.com
Penulis : Asri
Editor : Topan

No More Posts Available.

No more pages to load.