Awas Petaka! Kementan Sebut 41.000 Ha Lahan Padi RI Terancam Puso

by -686 views
Lahan padi di singkawang selatan dilanda kekeringan akibat kemarau.
Lahan padi di Jamthang, Singkawang, Senin (21/8/2023) (Foto: ray)

Singkawang, REAKTIFNEWS.com

Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat, 2.269 lahan padi di Tanah Air mengalami gagal panen (puso) karena terkena dampak perubahan iklim.

Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) Serealia Kementerian Pertanian (Kementan) Gandi Purnama mengatakan, hal ini dikarenakan jumlah lahan terkena banjir sebelumnya dan terancam mengalami kekeringan juga semakin bertambah.

Seperti diketahui, BMKG telah mengonfirmasi Indonesia sedang mengalami fenomena iklim El Nino kategori lemah dan mengarah moderat. Di mana, puncaknya diprediksi akan terjadi di bulan Agustus-September 2023 nanti.

BMKG juga merilis, 63% wilayah RI saat ini sudah memasuki musim kemarau. Akibat El Nino, kekeringan dan cuaca panas pada musim kemarau tahun ini akan lebih ekstrem dibandingkan musim kemarau 2020-2022.

“Dari data yang kami kumpulkan periode April-Juli, seperti yang disampaikan BMKG, walaupun ada El Nino tapi sebagian wilayah masih ada hujan. Pada tahun 2023 ini, luas tanaman padi terkena banjir itu 14.000 hektare (ha), kemudian yang kekeringan itu 27.000 hektare. Kalau dibandingkan musim kemarau tahun 2022, luas yang kekeringan mengalami peningkatan,” kata Gandi dalam Focus Group Discussion (FGD) Antisipasi El Nino di Kantor Kementerian PUPR, Senin (7/8/2023) lalu. (nia/RN)

No More Posts Available.

No more pages to load.