Begini Kata Asisten pelatih Republik Korea Usai Takluk dari Timnas Indonesia di Stadion Abdullah Bin Khalifa Qatar

by -1,644 views
indonesia vs korea selatan di afc u23 qatar
Asisten pelatih Republik Korea Myung Jae-yong saat konferensi pers pasca pertandingan Piala Asia U23 saat Korea Selatan menghadapi Timnas Indonesia dan ekspresi kegagalan pemain Korea Selatan saat melakoni drama adu pinalti. (the-afc.com / reaktifnews.com)

REAKTIFNEWS.COM, DOHA – Asisten pelatih Republik Korea Myung Jae-yong percaya bahwa segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan pada hari Jumat karena mereka tersingkir dari Piala Asia AFC U23 Qatar 2024.

Kekalahan adu penalti dari Timnas Indonesia menyusul hasil imbang 2-2 di akhir perpanjangan waktu membuat juara 2020 itu gagal mencapai empat besar untuk keempat kalinya dalam enam edisi, dan juga membuat mereka gagal lolos ke turnamen Olimpiade ke-10 berturut-turut.

Namun demikian, Myung memberikan pujian kepada timnya karena bangkit dari ketertinggalan dua kali dalam pertandingan di Stadion Abdullah Bin Khalifa sambil menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah kartu merah Lee Young-jun pada menit ke-70 dan menolak menyalahkan upaya mereka.

“Pertama-tama, selamat untuk pihak Indonesia,” kata pria berusia 51 tahun yang menggantikan Hwang Sun-hong pada konferensi pers pasca pertandingan setelah pelatih kepala dikeluarkan dari lapangan selama pertandingan berlangsung karena hukuman wasit, Jumat (26/4).

“Meskipun kami mendapat kartu merah, para pemain tidak pernah menyerah dan mencetak gol penyeimbang. Kami tidak cukup beruntung untuk memenangkan adu penalti,” jelasnya.

“Kami pikir akan sangat sulit untuk bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan lawan. Saya mengatakan kepada anak-anak saya bahwa kami harus memanfaatkan bola mati atau serangan balik, dan mereka bermain sesuai instruksi dan saya tidak menyalahkan mereka,” ucapnya.

Myung menambahkan bahwa keputusan diambil untuk tidak menurunkan Lee, pencetak gol terbanyak bersama turnamen tersebut, sejak awal karena ia tidak cukup fit untuk menyelesaikan seluruh pertandingan, sementara Republik Korea juga harus menghadapi masalah kebugaran beberapa pemain lain selama pertandingan AFC U23 berlangsung.

“Ada beberapa pemain yang kondisinya tidak bagus. Ketika (bek sayap kiri) Lee Tae-seok cedera, kami harus mengganti formasi empat bek, tapi sayangnya (taktik kami tidak berhasil dan) hari ini bukanlah hari yang tepat bagi kami,” terang Myung.

Myung yang juga mantan gelandang di Timnas Korea Selatan tersebut lebih lanjut menyebutkan bahwa tidak tersedianya pemain-pemain penting yang berbasis di luar negeri seperti gelandang Stoke City Bae Jun-ho, penyerang Celtic FC Yang Hyun-jun dan bek Brentford FC Kim Ji-soo juga mengganggu rencana mereka di turnamen kali ini.

“Kami kesulitan menampilkan performa bagus karena kurangnya pemain yang berbasis di Eropa. Kami mencoba melakukan upaya terbaik untuk memanggil mereka tetapi karena beberapa alasan mereka tidak dapat bergabung dengan tim, dan itu mempengaruhi kinerja tim secara keseluruhan,” pungkasnya. (TIM-RN)

Pewarta: Dhanu
Editor : Topan
COPYRIGHT @REAKTIFNEWS 2024

No More Posts Available.

No more pages to load.