Cek Daftarnya! Kebijakan Baru Obat Sirup Anjuran Kemenkes

by -1,044 views
Kebijakan baru Kemenkes obat sirup.
Kebijakan baru Kemenkes obat sirup. (Illustrasi. redaksi/rn)

Jakarta, ReaktifNews.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memperbaharui surat edaran terkait penggunaan sirup obat. Sesuai hasil pemeriksaan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, total 168 obat sirup kini sudah boleh digunakan lagi dengan sejumlah catatan.

Kebijakan terbaru ini dituangkan dalam surat edaran Kemenkes Nomor HK.02.02/III/3515/2022 tentang Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair/ Sirup pada Anak dalam rangka Pencegahan Peningkatan Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA)/(Atypical Progressive Acute Kidney Injury) tertanggal 24 Oktober 2022.

Daftar obat sirup yang sudah boleh digunakan kembali antara lain mencakup 133 obat sirup yang tidak menggunakan pelarut Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol dan/atau Gliserin/Gliserol berdasarkan registrasi BPOM. Keempat jenis pelarut ini diketahui sebagai sumber cemaran toksik etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG).

Kebijakan serupa juga berlaku untuk 23 obat yang tidak menggunakan keempat pelarut, berdasarkan temuan 102 obat di rumah pasien gagal ginjal yang diumumkan sebelumnya oleh Kemenkes RI.

“Apotek dan toko obat dapat menjual bebas dan/atau bebas terbatas kepada masyarakat sebagaimana tercantum dalam lampiran 1 dan lampiran 2 yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari surat ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tulis Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, drg Murti Utami, MPH, QGIA, CGCAE.

Selain itu, Kemenkes juga memberikan daftar 12 obat yang boleh diresepkan dan diberikan jika sulit diganti dengan sediaan lain. Namun penggunaan 12 obat ini harus dengan monitoring terapi oleh tenaga kesehatan (nakes).

Berikut ini daftar obat yang dinyatakan tidak mengandung zat pelarut tambahan dan boleh diresepkan lagi.

1. Aficitrin (Afifarma)
2. Alerfed (Guardian Pharmatama)
3. Alergon (Konimex)
4. Amoxicillin Trihydrate (Meprofarm)
5. Amoxsan (Caprifarmindo Laboratories)
6. Asterol (Meprofarm)
7. Avamys (Glaxo Wellcome Indonesia)
8. Avamys (Glaxo Wellcome Indonesia)
9. B-Dex (Nulab Pharmaceutical Indonesia)
10. BDM (Nulab Pharmaceutical Indonesia)

11. Bufagan Expectorant (Bufa Aneka)
12. Bufagan Expectorant (Bufa Aneka)
13. Cazetin (Ifars Pharmaceutical Laboratories)
14. Cefadroxil Monohydrate (Lapi Laboratories)
15. Cetirizine Hydrochloride (Novapharin)
16. Cetirizin (Nufarindo)
17. Citocetin (Ciubros Farma)
18. Cohistan Expectorant (Darya-Varia Laboratoria TBK)
19. Cohistan Expectorant (Darya-Varia Laboratoria TBK)
20. Colfin (Nufarindo) Colsancetine (Sanbe Farma)

21. Combicitrine (Berlico Mulia Farma)
22. Constipen (Pharma Health Care)
23. Constuloz (Novell Pharmaceutical Laboratories)
24. Coredryl Ekspektoran (Global Multi Pharmalab)
25. Cotrimoxazole (Errita Pharma)
26. Cotrimoxazole (Harsen)
27. Daryazinc (Darya-Varia Laboratoria TBK)
28. Daryazinc (Darya-Varia Laboratoria TBK)
29. Decatrim (Harsen) Deferiprone (Pratapa Nirmala)
30. Diakids (Bernofarm)

31. Domino (Afifarma)
32. Domperidone (Afifarma)
33. Durafer (Pratapa Nirmala)
34. Erlamycetin (Erlangga Edi Laboratories/ERELA)
35. Etamoxul (Errita Pharma)
36. Extropect (Guardian Pharmatama)
37. Garkene (Guardian Pharmatama)
38. Glisend Expectorant (Konimex)
39. Grafazol (Graha Farma)
40. Guanistrep (Itrasal)

41. Hislorex (Konimex)
42. Interzinc (Interbat)
43. Itrabat (Itrasal)
44. Komix Expectorant (Bintang Toedjoe)
45. Komix Expectorant Jeruk Nipis (Bintang Toedjoe)
46. Komix Expectorant Peppermint (Bintang Toedjoe)
47. Komix OBH (Bintang Toedjoe)
48. Komix OBH (Bintang Toedjoe)
49. Komix OBH Kid Rasa Madu (Bintang Toedjoe)
50. Komix Rasa Jahe (Bintang Toedjoe)

51. Komix Rasa Jeruk Nipis (Bintang Toedjoe)
52. Komix Rasa Peppermint (Bintang Toedjoe)
53. Konidin OBH (Konimex)
54. Lactulax (Ikapharmindo Putramas)
55. Lactulax (Ikapharmindo Putramas)
56. Lactulax sirup (Rasa Coklat)
57. (Ikapharmindo Putramas)
58. Lactulose (Ikapharmindo Putramas)
59. Lactulose (Ikapharmindo Putramas)
60. Lapicef (Lapi Laboratories)

61. Laxalosan (Sanbe Farma)
62. Levopront (Combiphar)
63. Maltofer (Combiphar)
64. Mefamesis (Intijaya Meta Ratna Pharmindo)
65. Metagan Expectorant (Intijaya Meta Ratna Pharmindo)
66. Methadone Hydrochloride (Kimia Farma TBK)
67. Metronidazole Benzoat (Harsen)
68. Metronidazole Benzoat (Graha Farma)
69. Mucobat (Itrasal)
70. Neo Emkanadryl (Mudita Karuna)

71. Nipe Expectorant Adult (Menarini Indria Laboratories)
72. Nipe Expectorant Adult (Menarini Indria Laboratories)
73. Nipe Expectorant Adult (Menarini Indria Laboratories)
74. Nipe Expectorant Adult (Menarini Indria Laboratories)
75. Nipe Expectorant Kids (Menarini Indria Laboratories)
76. Nipe Expectorant Kids (Menarini Indria Laboratories)
77. Norages (Meprofarm)
78. Nystatin (Ifars Pharmaceutical Laboratories)
79. Obat Batuk 8 Dewa (Mega Esa Farma)
80. Obat Batuk Hitam (Itrasal)

81. Obat Batuk Hitam (Mulia Farmasi)
82. Obat Batuk Hitam (Holi Farma Suci)
83. OBH AFI (Afifarma)
84. OBH AFI Rasa Lemon (Afifarma)
85. OBH AFI Rasa Mint (Afifarma)
86. OBH Berlico Rasa jeruk Nipis (Berlico Mulia Farma)
87. OBH Combi Batuk Berdahak Rasa Jahe (Combiphar)
88. OBH Combi Batuk Berdahak Rasa Menthol (Combiphar)
89. OBH Combi Batuk Berdahak Rasa Menthol (Combiphar)
90. OBH Combi Batuk Berdahak Rasa Menthol (Combined Imperial Pharmaceutical/Combiphar)

91. OBH IKA (Ikapharmindo Putramas)
92. OBH IKA (Ikapharmindo Putramas)
93. OBH Molex (Molex Ayus)
94. OBH Nutra (Candra Nusantara Jaya)
95. OBH RAMA (Rama Emerald Multi Sukses)
96. OBH Surya (Itrasal)
97. Ondane (Guardian Pharmatama)
98. Pedialyte (Abbott Indonesia)
99. Pedialyte Aroma Bubble Gum (Abbott Indonesia)
100. Pralax (Pratapa Nirmala)

101. Procaterol Hydrochloride (Meprofarm)
102. Pyrantel Pamoate (Holi Pharma)
103. Ramadryl Expectorant (Rama Emerald Multi Sukses)
104. Renasistin OD (Pratapa Nirmala)
105. Rhinathiol (Aventis Pharma)
106. Rhinos Neo (Dexa Medica)
107. Rotarix (Glaxo Wellcome Indonesia)
108. Rotarix (Glaxo Wellcome Indonesia)
109. Rotateq (Organon Pharma Indonesia TBK)
110. Salbron Ekspektoran (Dankos Farma)

111. Salbugen (Mulia Farma Suci)
112. Salbugen Ekspektoran (Mulia Farma Suci)
113. Salbutamol Sulfate (Mulia Farma Suci)
114. Saldextamin (Itrasal)
115. Saltrim Forte (Itrasal)
116. Sucralfate (Dexamedica)
117. Sucralfate (Dexamedica)
118. Supramox (Meprofarm)
119. Survanta (Abbott Indonesia)
120. Synflorix (Smithkline Beecham Pharmaceuticals)

121. Valved (Global Multi Pharmalab)
122. Valved DM (Global Multi Pharmalab)
123. Ventilin (Global Wellcome Indonesia)
124. Ventolin Expectorant (Glaxo Wellcome Indonesia)
125. Vertivom (Global Multi Pharmalab)
126. Winasal (Itrasal)
127. Zenicold (Pabrik Pharmasi Zenith)
128. Zentris (Novapharin)
129. Zinc Go Forte (Afifarma)
130. Zinc Sulfate Monohydrate (Bernofarm)

131. Zinc Sulfate Monohydrate (Afifarma)
132. Zinfion (Infion)
133. Alerfed Syrup (Guardian Pharmatama)
134. Amoxan (Sanbe farma)
135. Amoxicilin (Mersifarma TM)
136. Azithromycin Syrup (Natura/Quantum Labs)
137. Cazetin (Ifras Pharmaceutical Laboratories)
138. Cefacef Syrup (Caprifarmindo Labs)
139. Cefspan syrup (Kalbe Farma)
140. Cetirizin (Novapharin)

141. Devosix drop 15 ml (Ifras Pharmaceutical Laboratories)
142. Domperidon Sirup (Afi Farma)
143. Etamox syrup (Errita Pharma)
144. Interzinc (Interbat)
145. Nytex (Pharos)
146. Omemox (Mutiara Mukti Farma)
147. Rhinos Neo drop (Dexa Medica)
148. Vestein (Erdostein/Kalbe)
149. Yusimox (Ifras Pharmaceutical Laboratories)
150. Zinc Syrup (Afi Farma)

151. Zincpro syrup (Hexpharm Jaya)
152. Zibramax (Guardian Pharmatama)
153. Renalyte (Pratapa Nirmala)
154. Amoksisilin (-)
155. Eritromisin (-)

Editor: Topan Wahyudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.