Diduga Kuat Proyek Landasan Pacu Bandara Kota Singkawang Dikorupsi

by -8,901 views
konferensi pers LSM Fatwa Langit pada Rabu (22/11/2023) dan peninjauan progres bandara Singkawang oleh Pj Gubernur Kalbar Harisson didamping Pj Walikota Singkawang Sumastro pada Selasa (17/10/2023).
Konferensi pers LSM Fatwa Langit pada Rabu (22/11/2023) dan peninjauan progres bandara Singkawang oleh Pj Gubernur Kalbar Harisson didamping Pj Walikota Singkawang Sumastro pada Selasa (17/10/2023). Foto: net.

Singkawang, REAKTIFNEWS.COM

Ada bau amis di proyek runway Bandara Singkawang, Kalimantan Barat. Anggaran untuk proyek pembangunan landasan pacu atau runway bandara Singkawang diduga kuat menggunakan aspal yang tidak sesuai standar.

Dugaan ini diperkuat dari hasil investigasi oleh elemen masyarakat sipil Fatwa Langit Kota Singkawang bahwa perusahaan Asphalt Mixing Plant (AMP) di Jalan Raya Pasir Panjang, Gang Lapangan Tembak RT 64 RW 10 Sedau, Singkawang Selatan, Kota Singkawang selaku pemasok bahan baku aspal dalam proyek landasan pacu bandara Singkawang ini juga diduga kuat ilegal.

“Hasil investigasi kami kemudian mengendus aroma bahwa selain kualitas aspal diduga kuat tidak sesuai spesifikasi, sekaligus perizinan perusahaan pemasok aspalnya juga diduga kuat ilegal,” tegas Ketua LSM Fatwa Langit Em Abdurahman dalam keterangan pers di Singkawang, Rabu (22/11/2023).

Fakta lain juga kemudian memperkuat tudingan pihak LSM Fatwa Langit yang mendapati beberapa mobil tangki pengangkut aspal curah (murahan) di lokasi perusahaan AMP tersebut.

“Umumnya faktor penentu kualitas runway bandara ini tidak boleh asal jadi. Ini demi keselamatan penerbangan bandara Singkawang. Makanya kualitas asphalt concrete, binder course maupun wearing caurse mesti menggunakan aspal bersertifikasi semisal merek shell. Bukan aspal curah biasa,” jelasnya.

Anggaran kegiatan pembagunan sisi udara Bandar Udara Singkawang ini bersumber dari APBN Kementrian Perhubungan senilai kurang lebih Rp90 miliar.

Untuk itu pihak Kementrian Perhubungan melaui PPK dan konsultan pengawas kegiatan untuk tidak slow respon, karena hal ini berpotensi menyebabkan terjadinya kerugian negara/daerah selain berisiko terhadap keselamatan penerbagan apabila bandara telah difungsikan.

“Segera surat resmi sebagai upaya preventif ke pihak terkait demi supremasi hukum kami layangkan termasuk ke pemerintah pusat. Ini serius, Pemkot bersama DPRD kita harap juga tidak berpangku tangan,” pungkas Rahman. (TW/top)

No More Posts Available.

No more pages to load.