Gubernur Kalbar Sutarmidji: Masih Jual Beli Seragam, Jadi Pengusaha Saja Jangan Kepala Sekolah!

by -1,669 views
Rakor IPAK Kalbar 2023.
Rapat Koordinasi Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) 2023 di wilayah Kalimantan Barat pada Kamis, (24/8/2023) di Pontianak. (Dok. Foto: Nizar Prima)

Singkawang, REAKTIFNEWS.COM

Inisiatif bersama untuk memperkuat perjuangan melawan korupsi pada ekosistem pendidikan menjadi lebih bersih dan berintegritas dirumuskan melalui Rapat Koordinasi Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) di wilayah Kalimantan Barat pada Kamis, (24/8/2023).

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, termasuk Pejabat Tinggi Komisi Pemberantasan Korupsi, Plh. Direktur Koordinasi Supervisi wilayah III, Ny. Irawati berikut Sekretaris Daerah kab/kota se-Kalbar, Kepala Dinas Pendidikan kab/kota se-Kalbar hingga Kepala Sekolah setingkat SMA/K se-Kalbar juga turut hadir dalam acara di Hotel Mercure Pontianak tersebut.

Gubernur Sutarmidji pada sambutannya menjelaskan betapa kejujuran dan kedisiplinan harus dimiliki seseorang dalam bekerja.

Dirinya juga menyebutkan bahwa korupsi bisa terjadi bukan karena gaya hidup atau biaya hidup namun adanya biaya perilaku buruk yang dilakukan dari individu tersebut.

Pria kelahiran Pontianak ini juga menegaskan kepada para kepala sekolah yang hadir tidak melakukan praktek jual beli seragam di sekolah.

“Namun masih ada saja pihak sekolah melakukan praktik jual beli seragam sekolah. Bukan melarang bapak ibu sekalian, tapi jika masih ingin melakukan praktik itu, jadilah pengusaha jangan jadi kepala sekolah”, tegasnya.

Rapat koordinasi IPAK Kalimantan Barat ini berhasil mengumpulkan representasi dari pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, akademisi. Secara aktif terlibat dalam diskusi terbuka dan konstruktif, untuk merumuskan upaya konkret dalam memerangi korupsi.

“Inisiatif semacam ini merupakan bukti nyata bahwa Kalimantan Barat bersungguh-sungguh dalam menghadapi tantangan korupsi dengan langkah-langkah tegas. Rapat koordinasi ini telah membawa semangat baru dalam memperkuat prinsip-prinsip integritas dan mendukung terciptanya tatanan yang lebih adil bagi masyarakat”, tutup Sutarmidji. (yen/RN)

No More Posts Available.

No more pages to load.