Gubernur Sutarmidji Salurkan Bansos di Kecamatan Singkawang Tengah

by -869 views
Bansos di Singkawang Tengah.
Penyerahan secara simbolis Bansos di Kecamatan Singkawang Tengah. (Foto: Een)

REAKTIFNEWS.COM, Singkawang Kota – Berbagai upaya telah dan masih akan dilakukan Pemprov Kalbar guna mengendalikan inflasi sekaligus akibat adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat yang sangat membutuhkan.

Salah satunya, saat Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji didampingi Sekda Kota Singkawang Drs. H. Sumastro, M.Si., berikut jajaran turut menyampaikan sejumlah bantuan dimaksud yang berlangsung di aula Kecamatan Singkawang Tengah pada Jumat (07/10/2022) pagi.

Usai menyerahkan bantuan sosial, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menjelaskan bantuan sosial sebanyak 300 paket bahan pokok telah diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan dalam rangka pengendalian inflasi.

“Jadi, kalau misalnya harga telur ayam naik, kami jual telur ayam. Kalau harga beras naik, kami jual beras. Ini semua agar harga pangan tidak terlalu naik dan bisa turun. Bagi masyarakat yang terdampak dan yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), kami memberikan bantuan secara cuma-cuma,” jelas beliau.

Gubernur Kalbar juga menjabarkan isi dari paket yang diberikan kepada masyarakat tidak mampu tersebut, yakni beras, gula pasir, minyak goreng kemasan, mie instan, dan bawang merah. Semua dilakukan semata-mata untuk meringankan beban masyarakat sekaligus pengendalian inflasi dari kenaikan/penyesuaian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kondisi yang tidak memungkinkan untuk terus-menerus memberikan subsidi yang nilainya mencapai Rp 502 Triliun, sehingga memaksa untuk menaikkan harga BBM.

“Penyesuaian harga bukan kewenangan dari Pemerintah Daerah (Pemda), tetapi langsung diumumkan oleh pemerintah pusat,” jelas H. Sutarmidji.

Subsidi akan dialihkan ke dalam bentuk bantuan yang diberikan selama 4 bulan (September-Desember 2022) dengan nominal sebesar Rp 150.000,-.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga memberikan bantuan, begitu juga dengan desa. Semua itu untuk pengendalian inflasi. Daripada uang negara digunakan untuk membayar subsidi minyak atau BBM sebesar-besarnya namun tidak bisa melakukan kegiatan lain. Itu yang lebih parah lagi,” tutup Gubernur Kalbar.

Sementara itu, Camat Singkawang Tengah Hasan Nasiruddin,S.H., kepada REAKTIFNEWS menyebut bahwa pihaknya berharap agar sejumlah bantuan sosial yang diberikan pemerintah dapat meringankan beban masyarakat Kota Singkawang khususnya di Kecamatan Singkawang Tengah yang saat ini dihadapkan pada tekanan berbagai kenaikan harga.

“Jadi tadi sudah dijelaskan Bapak Gubernur kita terkait bantuan sosial dimaksud. Ini diharapkan akan bisa mengurangi tekanan kepada masyarakat kita dan bahkan mengurangi kemiskinan, sehingga kita bisa memberikan dukungan kepada masyarakat yang memang dalam hari-hari ini dihadapkan pada tekanan terhadap kenaikan harga,” pungkas Hasan. (Topan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.