Harga Makanan dan Minuman Meroket, Pemkot Singkawang Berupaya Kendalikan Inflasi

by -582 views
Gelar pangan murah pengendalian inflasi di Singkawang.
Persiapan gelar pangan murah DPKPP Singkawang pada Kamis, 23 Februari 2023 mendatang. (Foto/Dok: Yudi/ RN)

Singkawang, Reaktifnews.com — Ancaman laju inflasi global mulai berimbas bahkan tak terkecuali di Kota Singkawang. Tak tanggung-tanggung, inflasi yang dialami Kota Singkawang tersebut sempat melampaui rata-rata nasional.

Secara nasional, inflasi di bulan Januari 2023 terus menunjukkan peningkatan, yakni mencapai 5,28 persen. Di atas target Bank Indonesia (BI) sebesar 3 persen plus minus 1 persen.

Sementara di Singkawang, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Singkawang secara resmi melansir bahwa inflasi pada Januari 2023 mencapai 5,74 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,62. Melampaui rata-rata nasional.

Kenaikan inflasi di Singkawang ini menjadi gambaran nyata mulai naiknya harga kebutuhan pokok masyarakat. Terutama sepuluh kelompok pengeluaran.

Dua kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan harga paling tinggi adalah kelompok transportasi dan makanan serta minuman.

“Kelompok pengeluaran yang mengalami peningkatan indeks berturut-turut dari yang tertinggi yaitu kelompok transportasi sebesar 17,10 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 8,45 persen,” bunyi laporan BPS, Rabu 1 Februari 2023.

Sementara kelompok kesehatan naik sebesar 6,70 persen; kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 6,45 persen dan kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 4,38 persen.

Selanjutnya, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 4,38 persen; kemudian kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,42 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,94 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,68 persen; dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,39 persen.

“Sementara itu kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,15 persen,” sambung laporan BPS Singkawang.

Jika dibandingkan dari bulan sebelumnya, tingkat inflasi month to month (mtm) Januari 2023 naik sebesar 0,45 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) Januari 2023 sebesar 0,45 persen.

Guna menanggulangi hal tersebut, Pj. Wali Kota Singkawang, Sumastro langsung merespon dengan memberikan arahan pada rapat konsolidasi dan penajaman program–program bersama Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disdaginkop) Kota Singkawang di aula Disdaginkop Kota Singkawang, Selasa (10/01/2023).

Sumastro berpesan program tersebut harus dijalankan dengan membentuk sebuah kolaborasi dengan OPD lainnya, seperti Dinas Peratanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) dan OPD lain untuk memperoleh suatu hasil yang benar-benar dapat meningkatkan perekonomian serta menekan pertumbuhan laju inflasi di Kota Singkawang. (Topan/ Reaktifnews.com)

Editor|Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.