Ini Spesifikasi Pesawat Boeing 737-500 yang Bakal Parkir di Bandara Singkawang

by -4,517 views
boeing 737 500 spesifikasi
Karakteristik pesawat Boeing 737-500 untuk perencanaan bandara. (Dok. Boeing Commercial Airplanes)

REAKTIFNEWS.COM, SINGKAWANG – Pesawat Boeing 737-500 diketahui termasuk armada yang bermasalah. Regulator Penerbangan Sipil AS (FAA) sempat mengeluarkan peringatan untuk pesawat jenis ini, salah satunya adalah rawan mati mesin saat mengudara.

Seperti apa spesifikasi pesawat Boeing 737-500? Berikut paparannya seperti dirangkum dari situs resmi Boeing:

1. Dimensi

Boeing 737-500 memiliki lebar atau bentang sayap 28,9 meter. Jarak antar roda mencapai 5,2 meter. Panjang pesawat ini mencapai 31 meter dari hidung hingga ekornya.

Adapun tinggi pesawat mencapai 11,1 meter. Jarak ini diukur dari tanah hingga ujung atas ekor pesawat.

2. Konfigurasi kabin

Jika kabin Boeing 737-500 dibagi menjadi dua kelas (bisnis dan ekonomi), maka akan menampung 110 penumpang, yakni ekonomi sebanyak 102 penumpang dan bisnis atau first class sebanyak 8 penumpang.

Jika Boeing 737-500 hanya memuat satu kelas saja maka akan lebih banyak menampung penumpang. Sebanyak 122 penumpang bisa dimuat sekali jalan. Bahkan, jika dipadatkan pesawat ini mampu menampung hingga 145 penumpang.

3. Kargo

Kargo yang bisa dimuat pesawat Boeing 737-500 cukup banyak. Maskapai yang mengoperasikannya bisa memuat hingga 23 meter kubik barang dengan pembagian 8,1 meter kubik di depan dan 15,2 meter kubik di bagian belakang.

4. Jangkauan

Dengan beban sekitar 1.000 kilogram, Boeing 737-500 mampu terbang hingga 4.444 kilometer. Kapasitas bahan bakar yang ditampung bisa memuat hingga 20.100 liter.

5. Lain-lain

Boeing 737-500 adalah pesawat seri klasik berjangkau pendek dan berbadan sempit. Tahun pertama produksinya yakni 1984-2000 atau sudah tidak diproduksi lagi.

Untuk pesawat Boeing 737-500 milik Sriwijaya Air yang dilaporkan jatuh, diketahui saat kejadian nahas 2021 silam telah berusia 26 tahun. Sebelum digunakan oleh Sriwijaya Air, pesawat ini sempat dioperasikan oleh dua maskapai lain.

Maskapai yang pertama mengoperasikan pesawat ini adalah Continental Airlines pada 31 Mei 1994 dengan nomor registrasi N27610.

Pesawat tersebut kemudian dioperasikan oleh United Airlines pada 1 Oktober 2010 dengan nomor registrasi yang sama.

Tak sampai dua tahun setelahnya, pada 9 April 2012, tercatat Sriwijaya Air mengoperasikan pesawat ini dengan nomor registrasi PK-CLC. (TIM-RN)

Editor: Topan
Sumber: www.boeing.com

No More Posts Available.

No more pages to load.