Jangan Pilih Calon Kepala Daerah Singkawang 2024-2029 yang Cuek Tangani Banjir

by -1,508 views
singkawang banjir ya banjir
Banjir dengan kedalaman capai satu meter mengepung Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Jumat (10/3/2023). Dampak banjir tersebut, sebanyak 317 warga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. (dok Warga)

REAKTIFNEWS.COM, SINGKAWANG – Persoalan di Kota Singkawang hingga hari ini adalah membangun kepercayaan terkait kenyamanan masyarakat yang merupakan atensi pemerintah semenjak berdirinya Pemkot Singkawang.

Para pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang harus dapat membangun kepercayaan masyarakat untuk memenangkan pertarungan di Pilkada November 2024.

Seluruh calon tidak hanya sekedar memaparkan visi, misi, maupun program kerja semata, namun wajib berfokus dalam penangan banjir yang selalu menjadi keluhan masyarakat.

Hermanto Afung, salah seorang warga Singkawang mengatakan, masalah yang dikeluhkan masyarakat di Singkawang masih sama, baik sebelum Singkawang terbentuk maupun menjelang Pilkada 2024.

“Persoalan Singkawang ini bukan persoalan kemarin sore. Fokus masyarakat sekarang lebih kepada kepercayaan, siapa kandidat yang dianggap memiliki kemampuan, ketegasan, dan mau bekerja untuk rakyat dalam perkara menangani banjir maka itu harus dipilih. Siapapun dia orangnya,” ujar Afung, kepada newsroom reaktifnews.com, Minggu (16/6).

“Sebaliknya, jangan pilih calon kepala daerah Singkawang yang cuek soal penangan banjir nanti,” lanjutnya.

Afung menyebut bahwa Kota Singkawang sebenarnya memiliki banyak SDM unggul dan mampu menjabarkan solusi untuk mengatasi problem klise Singkawang. Namun, perubahan tak kunjung terealisasi.

“Untuk membangun Singkawang harus ada saling kepercayaan. Bagi pemilih, dahulukan mana yang paling bersih, transparan, dan profesional di atas suku, agama, ras, dan golongan. Kalau ditemukan ada calon yang fokus lima tahun nanti tangani banjir, yah pilihlah beliau, jangan yang lain,” pungkas Afung yang juga salah satu peneliti di portal berita indonesia Reaktifnews ini.

Sebagaimana diketahui, hingga kini banjir masih kerap terjadi di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, merugikan masyarakat. Selain berdampak terhadap rumah terendam dan hewan ternak, para petani juga terancam merugi akibat lahan yang terendam banjir.

Tak jarang, banjir di Kota Singkawang juga menggenangi tiap titik seluruh kecamatan dan memutus roda ekonomi masyarakat akibat terputusnya jalur-jalur distribusi dan pasar. Sejumlah pelayanan publik hingga aktivitas pendidikan terganggu. Sementara masyarakat terus khawatir dengan kemungkinan banjir yang akan terus terjadi selama musim hujan umumnya.

Di kecamatan Tengah misalnya, beberapa daerah langganan banjir yakni kelurahan Condong, Bukit Batu dan wilayah Gang Makmur. Sementara di Utara, kelurahan Semelagi merupakan salah satu daerah yang kerap dilanda banjir.

Demikian halnya banjir beberapa waktu lalu juga sempat menerjang kecamatan Barat, Timur dan Singkawang Selatan dengan kedalaman satu meter yang tak jarang membuat warga mengeluh dan memilih untuk mengungsi. (TIM-RN)

Editor: Topan
Sumber: Reaktifnews.com

No More Posts Available.

No more pages to load.