Ketua IKAMA Singkawang: Andai Penetapan Idul Fitri Tak Sama, Kita Tetap Hargai Perbedaan

by -813 views
Ketua IKAMA Singkawang.
IKAMA Singkawang mengucapkan selamat menyambut hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah. (Foto: Ist/RN)

Singkawang, REAKTIFNEWS.com

Umat Islam di Kota Singkawang khususnya dan Kalimantan Barat umumnya dihimbau agar tetap mengedepankan prinsip saling menghargai, toleransi dan ukhuwah Islamiyah jika terjadi perbedaan penetapan perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah.

Ucapan itu disampaikan oleh Ketua Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) Kota Singkawang, Hasan Nasiruddin S.H., saat dijumpai Reaktifnews pada Selasa (18/4/2023).

“Andai terjadi perbedaan penetapan perayaan Idul Fitri, tentu kita harap umat Islam yang merayakan Idul Fitri lebih awal maupun belakangan tetap mengedepankan ukhuwah Islamiyah, saling menghargai dan bertoleransi,” kata Hasan.

Hasan yang juga Camat di Singkawang Tengah ini menambahkan, adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri merupakan sebuah hal yang wajar. Hitungan ahli hisab itu bisa sama dan bisa juga berbeda. Sebagaimana informasi pihak PP Muhammadiyah sebelumnya sudah menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah. Lebaran jatuh pada 21 April 2023.

“Menurut informasi PP Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1444 H jatuh pada hari Kamis Pon, 23 Maret 2023; kedua, 1 Syawal jatuh pada hari Jumat Pahing, 21 April 2023; ketiga, 1 Zulhijah 1444 H jatuh pada hari Senin Legi, 19 Juni 2023,” ujarnya.

Lanjut Hasan, pemerintah sendiri akan menentukan jatuhnya tanggal 1 Syawal 1444 Hijriah pada Sidang Isbat yang menurut rencana digelar pada 20 April mendatang.

Sidang Isbat di Kementerian Agama tersebut bakal mengundang sejumlah pihak, mulai Komisi VIII DPR RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga perwakilan ormas-ormas Islam.

“Sama seperti sebelumnya, walau ada potensi perbedaan kita tunggu hasil sidang isbat ya,” pungkas Hasan. (*/Asri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.