Maman Main Aman, Akankah Persaingan Pilgub Kalbar 2024 Sepanas di Pilpres?

by -1,960 views
ilustrasi pilgub 2024 kalbar
Ilustrasi pemilihan gubernur (Pilgub) Kalimantan Barat (Kalbar) tahun 2024. (RN/ Asri)

PONTIANAK, REAKTIFNEWS.COM – Mengayuh gelombang pasang, mungkinkah itu akan terjadi di pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Kalimantan Barat 2024 mendatang.

Saat riak pilpres kian tenang, sebagian tokoh mulai tarik gas di Pilgub Kalbar. Sutarmidji serta Ria Norsan yang diketahui berstatus sebagai petahana, Muda Mahendrawan selaku Bupati Kubu Raya 2019-2024 serta politisi sekaligus juru bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra disebut-sebut mulai mengatur strategi.

Nama-nama lain yang digadang meramaikan yakni politisi PDI Perjuangan Kalbar Lasarus, politisi DPW Nasdem Kalbar Syarif Abdullah Alkadrie alias Bang Doel, politis DPD Gerindra Kalbar Yuliansyah, Boyman Harun selaku politisi PAN Kalbar, Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar Ermin Elviani hingga politisi kawakan PKS Kalbar Arief Joni Prasetyo ikut ramai di bursa bakal calon kepala daerah (Bacalonkada) Kalbar 2024 mendatang.

Maman main aman, mundur dari bursa Pilgub Kalbar 2024

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat, Maman Abdurrahman lebih bermain aman dengan menyatakan mundur dari bursa Pilgub Kalbar 2024-2029.

Kepastian politisi Golkar Kalbar sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI yang diketahui kembali terpilih menempati kursi legislatif pada Pileg 14 Februari 2024 lalu dengan perolehan suara tertinggi sebanyak 203.514 tersebut diutarakan saat acara Halal Bihalal dan Konsolidasi Keluarga Besar DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat dalam Menghadapi Pilkada Serentak 2024–2029, Rabu (16/4) di Gedung Zamrud Jalan Ahmad Yani Pontianak.

“Saya akan tetap menjalankan tugas yang telah diamanahkan oleh masyarakat Kalimantan Barat sebagai legislator, dan menyatakan tidak maju dalam bursa pencalonan Gubernur,” kata Maman dikutip sesuai pernyataan tertulisnya ke Tribun Pontianak.

Alasan lain Maman mundur dari bursa Pilgub Kalbar, ingin mengutamakan kader terbaik dari Partai Golkar.

Meskipun semua politisi berhak untuk menjadi calon Gubernur, kata dia, namun ada yang lebih penting lagi dalam menjalankan politik kebajikan.

“Untuk itu, kami mendorong pak Ria Norsan untuk maju sebagai Calon Gubernur Kalbar yang dusung Partai Golkar,” kata pria yang juga Ketua Bappilu DPP Partai Golkar ini.

Terkait mundurnya Maman dari kancah Pilgub itu nantinya akan dinyatakan secara legal sesuai mekanisme kepartaian, melalui Rapimda.

Sebab, dorongan Maman untuk maju Pilgub sebelumnya juga sesuai Rakerda dan Rapimda DPD Partai Golkar Kalbar pada 6 September 2023. (TIM-RN)

No More Posts Available.

No more pages to load.