Mengenal Sejarah, Tema dan Makna Logo Hari Bhayangkara 1 Juli 2024

by -653 views
hut bhayangkara 78 polda kalbar
Bertepatan dengan momentum Hari Bhayangkara ke-78 Tahun 2024, jajaran Polda Kalbar telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan seremonial guna memeriahkan perjalanan panjang selama 78 Tahun Institusi Kepolisian salah satunya dilaksanakan kegiatan penyerahan sembako oleh Kapolda Kalbar Irjen Pipit Rismanto SIK MH, Jumat (28/6) di wilayah Kalimantan Barat. (Dok. Instagram Polda Kalbar)

REAKTIFNEWS.COM, SINGKAWANG – Hari Bhayangkara atau Hari Lahir Bhayangkara diperingati pada tanggal 1 Juli setiap tahunnya. Tahun ini Hari Bhayangkara kembali diperingati pada Senin (1 Juli 2024).

Hari Bhayangkara merupakan hari lahirnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Penetapan tanggal penting ini diambil dari Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 1946.

Hari Bhayangkara tahun 2024 sekaligus merupakan peringatan 78 tahun berdirinya Polri. Simak tentang sejarah, tema dan simbol Hari Bhayangkara 2024.

Sejarah Hari Bhayangkara

Sejarah Hari Bhayangkara diawali dari patih Gajah Mada yang membentuk pasukan keamanan bernama Bhayangkara. Tugas Bhayangkara adalah melindungi raja dan kerajaan.

Pada masa kolonial, pemerintah Belanda membentuk pasukan keamanan atau polisi yang lebih modern. Pasukan dimaksud terdiri dari penduduk asli yang dipilih secara selektif.

Belakangan, Kepolisian Hindia Belanda modern didirikan pada tahun 1897-1920. Terbentuknya Kepolisian India Belanda menandai awal lahirnya Kepolisian Negara Republik Indonesia setelah kemerdekaan Indonesia.

Setelah peralihan ke pemerintahan Jepang, kepolisian juga dibentuk. Pada masa pendudukan Jepang, kepolisian Indonesia dibagi menjadi beberapa wilayah.

Polda Jawa dan Madura bermarkas di Jakarta, Polda Sumatera bermarkas di Bukittinggi, Polda Indonesia Timur bermarkas di Makasar, dan Polda Kalimantan bermarkas di Banjarmasin.

Pada tanggal 19 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia membentuk Badan Kepolisian Negara. Personil lokal Indonesia yang bekerja di pemerintahan Jepang pun bersatu membentuk kepolisian melalui PPKI.

Kemudian pada tanggal 29 September 1945, R.S Soekanto Tjokrodiatmodjo diangkat menjadi Kepala Kepolisian Negara (KKN) oleh Presiden Soekarno. Awalnya, kepolisian disebut Departemen Kepolisian Nasional dibawah Kementerian Dalam Negeri, namun tanggung jawab operasional berada di tangan Jaksa Agung.

Tanggal 1 Juli 1946, Keputusan Pemerintah Tahun 1946 Nomor 11/S.D. Djawatan Kepolisian Nasional bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri. Hingga saat ini tanggal 1 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Bhayangkara.

Tema Hari Bhayangkara 2024

Pada tahun 2024, Hari Bhayangkara mengusung tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.

Makna Logo Hari Bhayangkara RI 2024

Melalui website Polri, inilah makna logo HUT ke-78 Bhayangkara RI 2024

  • Garis-garis pembentuk angka “78” melambangkan transisi yang dinamis dan progresif. Hal ini juga mencerminkan semangat Polri yang senantiasa berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan saat ini.
  • Unsur yang dipadukan dalam logo ini melambangkan solidaritas dan persatuan seluruh anggota Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
  • Warna merah dan oranye melambangkan semangat, keberanian dan inovasi yang akan terus berkembang di lingkungan Polri.
  • Kuning keemasan melambangkan kehebatan, kehormatan dan kejayaan yang selalu dilindungi oleh Polri.
  • Lambang Polri terletak di atas angka “78”, melambangkan Polri yang menjaga persatuan antara Pancasila dan NKRI.
  • Angka “7” dan “8” pada logo ini terdiri dari garis-garis merah dan oranye yang membentuk angka-angka secara dinamis dan modern. Warna merah dan oranye melambangkan semangat, tenaga dan keberanian yang selalu ditunjukkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

(RN/TIM)

Editor: Topan
Pewarta: Akmal

No More Posts Available.

No more pages to load.