Pj Wali Kota Sumastro Didesak Segera Salurkan CBP 12 Ton Tahun 2021

by -1,507 views
hariyanto saat mengunjungi redaksi reaktifnews
Foto : Hariyanto, saat mengunjungi redaksi reaktifnews pada Jumat (6/10). / yudi

Singkawang, REAKTIFNEWS.COM

Harga beras yang meroket di sejumlah daerah tanah air termasuk di Kota Singkawang imbas dari El Nino menjadi salah satu alasan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang untuk segera menyalurkan 12 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dimiliki Pemkot Singkawang tahun 2021 di gudang Perum Bulog.

Gelar Pangan Murah (GPM) yang sudah berulang kali dilakukan sebagai upaya intervensi Pemkot Singkawang juga dinilai belum begitu efektif mengawal harga beras di Singkawang kembali normal, demikian dikatakan mantan anggota DPRD Kota Singkawang periode 2014-2019, Hariyanto, S.H., Sabtu (7/11/2023).

“GPM sepertinya kurang efektif. Bantuan beras bagi kalangan menengah kebawah masyarakat Singkawang khususnya mereka yang tidak tercover itu yang penting. Dua belas ton lebih cadangan beras tahun 2021 belum disalurkan ini buat apa? Coba berempati, lihat betapa kalangan emak-emak menengah kebawah ini resah meroketnya harga beras. Pak Zulhas menteri kami juga sudah kerap ingatkan kami hal ini,” jelas Bang Hari yang juga Caleg PAN ini.

Selain meroketnya harga beras, diakui Hariyanto, masih banyak masyarakat menengah kebawah lain yang sampai detik ini tidak masuk data penerima bantuan. Hal ini pula yang menjadi alasan kenapa kemiskinan, stunting, gizi buruk dan bahkan inflasi masih menjadi masalah klasik di Singkawang.

“Meroketnya harga beras termasuk gejolak harga pangan di Singkawang ini imbas dari pemerintah dari level atas hingga paling bawah kurang jeli memilah para keluarga penerima manfaat,” jelasnya.

“Jadi mereka-mereka yang sudah dapat bantuan 10kg itu tidak perlu dibagikan lagi, berikan kesempatan yang lain supaya adil. Pj Wali Kota Singkawang dan OPD jangan berpangku tangan, harus peka dan berani ambil keputusan. Ini demi rakyat kok,” tandasnya.

Hariyanto menyebut jika 12 ton CBP tersebut tersalurkan tepat sasaran setidaknya bisa mencakup 1200 KK Singkawang akan teratasi soal kenaikan harga beras saat ini. “Kalau stok tersalurkan berarti kita bisa ajukan lagi, ini malah ditumpuk begitu,” tuturnya.

Ia juga berharap mulai dari Kecamatan hingga RT kembali dilibatkan untuk melakukan pendataan bagi para penerima manfaat bantuan beras tersebut, termasuk pendataan nantinya dilakukan benar-benar cermat agar tepat sasaran.

“Libatkan pihak Kecamatan, Lurah hingga RT untuk kembali mendata masyarakat yang sememangnya belum tersentuh bantuan sama sekali itu. Masalahnya selama ini soal pendataan ini, tapi saya yakin tidak semua oknum yang mendata ini suka kucing-kucingan,” pungkas Hariyanto. (top)

No More Posts Available.

No more pages to load.