September Jadi Penentu Cegah Stunting Sebelum Genting

by -1,688 views
Flyer Kenali Stunting dan acara Rakor TPPS Kota Singkawang.
Flyer Kenali Stunting dan acara Rakor TPPS Kota Singkawang. (REAKTIFNEWS.COM)

Singkawang, REAKTIFNEWS.COM

Bulan September menjadi penentu dalam upaya penurunan stunting tahun 2023. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) RI Hasto Wardoyo pada Rakor Percepatan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Singkawang, Rabu (6/9/2023).

Ia mengatakan stunting di Kota Singkawang memang mengalami kenaikan dari 22,3 persen menjadi 23,5 persen.

“Di bulan September ini adalah bulan penentu, jangan abai. Saya minta teman-teman di lapangan juga fokus dengan pengukuran,” kata Hasto.

Sementara Pj Wali Kota Singkawang, Sumastro mengatakan sejak pencanangan gerakan nasional penurunan stunting, pihaknya langsung melakukan berbagai upaya dalam penurunan stunting. Melalui gerakan-gerakan kemanusian, salah satunya berdarma mengumpulkan paket yang didapat dari stakeholder kemudian paketan tersebut digunakan untuk penguatan penanganan stunting di posyandu.

“Kami juga menerbitkan surat tentang program orang tua asuh untuk anak stunting,” ujarnya.

“Mudah-mudahan apa yang sudah dilakukan ini dapat membuat angka stunting di Kota Singkawang bisa turun,” harap Pj Sumastro.

Penyebab Anak Mengalami Stunting

Status gizi buruk pada ibu hamil dan bayi merupakan faktor utama yang menyebabkan anak balita mengalami stunting. Ada banyak sekali hal-hal yang dapat memicu terjadinya gizi buruk antara lain:

1. Kurangnya edukasi soal asupan gizi saat hamil.

2. Kurangnya gizi saat bayi lahir hingga usia 2 tahun.

3. Kondisi kesehatan ibu yang buruk

4. Sanitasi dan kebersihan lingkungan yang buruk

5. Infeksi penyakit

Solusi pencegahan stunting

WHO menyebut bahwa stunting tidak dapat disembuhkan, namun bisa kita cegah. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan stunting.

Untuk mencegah stunting, konsumsi protein sangat mempengaruhi pertambahan tinggi dan berat badan anak di atas 6 bulan. Anak yang mendapat asupan protein 15 persen dari total asupan kalori yang dibutuhkan terbukti memiliki badan lebih tinggi dibanding anak dengan asupan protein 7,5 persen dari total asupan kalori. Anak usia 6 sampai 12 bulan dianjurkan mengonsumsi protein harian sebanyak 1,2 g/kg berat badan. Sementara anak usia 1–3 tahun membutuhkan protein harian sebesar 1,05 g/kg berat badan.

Antisipasi stunting pada anak dengan cara :

1. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur.
2. Menghindari asap rokok dan memenuhi nutrisi yang baik selama masa kehamilan antara lain dengan menu sehat seimbang, asupan zat besi, asam folat, yodium yang cukup.
3. Melakukan kunjungan secara teratur ke dokter atau pusat pelayanan kesehatan lainnya untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, yaitu:

– setiap bulan ketika anak anda berusia 0 sampai 12 bulan
– setiap 3 bulan ketika anak anda berusia 1 sampai 3 tahun
– setiap 6 bulan ketika anak anda berusia 3 sampai 6 tahun
– setiap tahun ketika anak anda berusia 6 sampai 18 tahun

1. Mengikuti program imunisasi terutama imunisasi dasar.
2. Memberikan ASI eksklusif sampai anak anda berusia 6 bulan dan pemberian MPASI yang memadai.

Semoga bermanfaat. Mari jaga dan sayangi anak-anak kita. Bersama kita cegah Stunting, anak sehat keluarga bahagia. (topan)

No More Posts Available.

No more pages to load.