Tanggapi Tempat Relokasi, PKL Taman Burung Singkawang Tidak Satu Suara

by -3,340 views
pkl taman burung singkawang di tempat baru dan lama
Aktivitas PKL Taman Burung Singkawang di Jalan Merdeka pada Sabtu, (22/6) malam. PKL yang setuju direlokasi (atas) dan beberapa PKL yang enggan direlokasi (bawah) tetap berjualan di lokasi semula walaupun terlihat mulai sepi karena akses jalan ditutup pihak Pemkot Singkawang. (Istimewa)

REAKTIFNEWS.COM, SINGKAWANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang telah menetapkan lokasi sementara untuk relokasi pedagang kaki lima (PKL) Taman Burung di Jalan Merdeka. Para PKL nantinya akan ditempatkan di selasar lapangan sepak bola Tarakan Jalan Perwira.

Mendapatkan informasi lokasi sementara, para PKL Taman Burung Kota Singkawang merespons dengan berbagai tanggapan. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Evi, Evi (55) salah satu PKL menuturkan pengunjung di Lapangan Tarakan sudah mulai ramai sejak hari kedua pasca relokasi, Sabtu (22/6/2024), dikutip dari Kominfo Singkawang.

Karena semakin ramai pengunjung di waktu malam, Ia dan seluruh ex PKL Pujasera Kilometer Nol Singkawang tutup hingga pukul 01.00 WIB.

“Alhamdulillah pak, dari hari kedua relokasi kemarin pengujung sudah ramai, kami bahkan tutup sampai jam 01.00 waktu itu,” tutur Evi.

“Apalagi nanti mau dipasang WiFi disini, kami yakin makin ramai pengunjungnya,” imbuhnya.

Lain hal dengan yang disampaikan Serikat Pedagang Hiburan Rakyat (SPHR) Kota Singkawang melalui ketuanya Bambang Prayogi, Minggu (23/6/2024). Dia meminta kebutuhan para PKL Jalan Merdeka harus dipenuhi oleh Pemkot Singkawang.

Jangan sampai ada anggapan dari pemerintah jika para PKL Jalan Merdeka telah melanggar aturan yang ada.

“Karena dari tanggal 19 sampai dengan 23 Juni, pekerjaan pembangunan di Jalan Merdeka belum juga dilaksanakan secara maksimal. Kemudian, tidak adanya kebijakan Pemkot SIngkawang untuk membuka sekatan yang dipasang sehingga berdampak pada kehidupan ekonomi PKL,” kata pria yang kerap disapa Billal ini.

Sejauh ini, para PKL Jalan Merdeka sudah terbuka dengan Pemkot Singkawang dan kontraktor pelaksana, dengan mempersilakan mereka bekerja namun para PKL juga bisa berjualan.

“Kenyataannya belum ada pekerjaan proyek yang signifikan tetapi Pemkot sudah menutup jalan yang secara otomatis Pemkot juga menutup akses kami untuk berjualan sehingga berdampaklah kepada periok kami,” ujarnya.

Jika Pemkot masih menuduh PKL tidak mendukung program pemerintah, kemudian PKL disakiti dengan alasan-alasan proyek dan sebagainya, maka PKL Jalan Merdeka pun sepakat akan bersikap sebaliknya.

“Apabila sampai dengan tanggal 25 Juni tidak juga diberikan akses untuk kami berjualan dan belum juga ada hasil dari tuntutan yang kami sampaikan, maka pada Senin (24/6) kami akan mendatangi Kantor DPRD dan apabila juga tidak ditanggapi oleh DPRD maka kami juga akan memblokir jalan sampai ada keputusan Pemkot Singkawang untuk merelokasi kami ke Stadion Kridasana,” tegasnya. (TIM-RN)

Editor: Topan
Pewarta: Asri

No More Posts Available.

No more pages to load.