Ya Ampun! Udah 2022 Masih Ada “Jalan Neraka” di Kota Singkawang

by -1,288 views
Jalan rusak daerah gambir kelurahan mayasopa singkawang timur.
Kondisi akses jalan daerah Gambir Mayasopa, Singkawang Timur. (Dok, Foto: Man/Reaktifnews.com)

Singkawang, REAKTIFNEWS – Kondisi jalan di daerah Gambir, Kelurahan Mayasopa di Kecamatan Singkawang Timur atau Kota Singkawang Bagian Timur sangat memprihatinkan tak pernah tersentuh pembangunan sejak Indonesia merdeka, padahal lokasinya hanya 15-18 km dari pusat kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (19 Oktober 2022).

Pengamatan Reaktifnews, sehari-hari warga harus berjibaku melewati jalan tanah dan berlumpur yang sangat licin terlebih saat memasuki musim hujan seperti sekarang. Kondisi ini sangat menyiksa bak “neraka” dan sangat berbahaya bagi siapa saja yang melintasinya. Warga meminta perhatian dari pemerintah pusat maupun daerah agar hadir membangun jalan di wilayahnya.

Fenomena miris ini masih ditemukan dan dirasakan puluhan hingga ratusan kepala keluarga (KK) yang tinggal khususnya di daerah Gambir RT 02 Kelurahan Mayasopa tersebut. Ternyata di kota yang sudah meraih beragam penghargaan dari pemerintah pusat ini, nyatanya belum menjamin infrastruktur jalan bebas dari kubangan lumpur.

Menurut warga selain akses jalan yang sangat memprihatinkan, masyarakat di daerah Gambir juga belum merasakan aliran jaringan listrik PLN. Sehari-hari penduduk di wilayah ini jika malam hari masih mengandalkan penerangan lentera, genset dan beberapa diantaranya menggunakan penerangan lampu tenaga surya.

“Kami selaku warga mayasopa sangat berharap perhatian pemerintah. Khususnya saudara-saudara kami di RT 02 Mayasopa agar bisa merasakan akses jalan yang layak serta jaringan listrik,” tutur Riadi Broto, seorang tokoh pemuda Mayasopa.

Sebagaimana diketahui, buruknya infrastruktur jalan di suatu daerah, sangat berpengaruh terhadap perkembangan kemajuan perekonomian masyarakat, akses untuk mengangkut hasil perkebunan terkendala sehingga menghambat percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (man/rn)

Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.