Bikin Kepo, Ini Harta Kekayaan Niken Tia Tantina Anggota Dewan Provinsi Kalbar

by -333 views
anggota dprd provinsi kalbar niken tia tantina
Niken Tia Tantina, anggota DPRD Kalbar. (Foto: Istimewa)

Singkawang, REAKTIFNEWS.COM

Niken Tia Tantina anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat periode 2019-2024 sekaligus putri Ketua DPRD Singkawang Sujianto ini, sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang jujur ​​dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme berkewajiban melaporkan harta kekayaannya secara berkala.

Pelaporan Harta Kekayaan Pejabat Publik atau LHKPN sendiri merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan korupsi.

Pemberian LHKPN selama LHKPN wajib beroperasi dilakukan secara berkala setahun sekali atas harta kekayaan yang dimiliki pada tanggal 31 Desember. LHKPN disampaikan kepada KPK paling lambat tanggal 31 Maret tahun berikutnya.

Laporan e-LHKPN Rabu 17 Januari 2024, Niken Tia Tantina memiliki total aset sebesar Rp. 39 juta.

Niken Tia Tantina melaporkan hanya memiliki sepeda motor dan uang tunai senilai Rp 1.000.000,19 juta.

Berikut rincian properti Niken Tia Tantina:

TANAH DAN BANGUNAN Rp. —-

PERALATAN DAN MESIN TRANSPORTASI Rp. 20.000.000

1. SEPEDA MOTOR, PIAGGIO VESPA S. IGET 125 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp 20.000.000.

ASET SELULER LAINNYA Rp. —-

Rp. EFEK —-

KAS DAN SETARA KAS Rp. 19.610.156

Jumlah 39.610.156 Rp

UTANG Rp. —-

TOTAL ASET Rp. 39.610.156.

Sebagaimana diketahui, Niken Tia Tantina Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat periode 2019-2024 ini merupakan Politisi PDI Perjuangan ini terpilih di Daerah Pemilihan 3 Kalimantan Barat meliputi Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang.

Niken Tia Tantina menjadi anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat setelah pergantian sementara (PAW). Saat itu menggantikan Sebastianus Darwin sebagai Bupati Bengkayang.

Pada Pemilu 2024, Niken Tia Tantina kembali mencalonkan diri di daerah pemilihan dan partai yang sama. Sebanyak 6 kursi diperebutkan di daerah pemilihan ini. (top/RN/tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.