Akibat Banjir, Harga Beras di Singkawang Mulai Merangkak Naik

by -935 views
Harga eceran pangan kota singkawang Maret 2023.
Harga eceran pangan Singkawang Maret 2023, Minggu ke-4. (RN/PIP Pangan Skw)

Singkawang, REAKTIFNEWS.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang diharapkan segera mengantisipasi kenaikan harga komoditas pokok masyarakat, khususnya beras yang saat ini terpantau mulai menunjukkan tanda-tanda kenaikan di tingkat konsumen.

Antisipasi ini perlu dilakukan Pemkot Singkawang dengan tetap menjaga stabilitas pasokan setelah produktivitas padi hingga pertengahan tahun 2023 diprediksi bakal mengalami penurunan akibat banjir yang merendam setidaknya seluas 480,34 Ha lahan pertanian siap panen di Kecamatan Singkawang Timur, Tengah dan Utara. Semakin diperparah oleh kondisi iklim anomali yang masih terjadi hingga sepanjang bulan Maret tahun ini.

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKP) Kota Singkawang harus mengambil langkah-langkah efektif dan efesien terkait sinyal penurunan produktivitas tanaman pertanian yang mulai mengancam Kota Singkawang khususnya.

Jika pemerintah abai, maka dapat dipastikan berdampak tidak hanya produktivitas dan produksi anjlok, namun juga terjadinya penurunan marginal GDP sektor pertanian. Labih parahnya lagi fluktuasi harga di pasar tidak dapat terhindarkan sehingga menjadi pemicu meningkatnya angka penduduk rawan pangan.

Data resmi Pemkot Singkawang menyebut hingga memasuki minggu ke-4 bulan Maret 2023, harga eceran beberapa komoditas pangan di Kota Singkawang khususnya beras masih tetap stagnan pada angka Rp.14,500 untuk jenis premium dan Rp.12,500 untuk beras jenis medium. Harga komoditas tersebut dan lainnya juga masih sangat memungkinkan untuk merangkak naik menjelang Idul Fitri mendatang.

Sementara itu, dari pantauan REAKTIFNEWS.com di pasar Beringin, harga beras mulai merangkak naik. Selain berkurangnya pasokan, dampak psikologis oleh kebijakan kenaikan harga BBM ditengarai ikut berpengaruh.

Rata-rata harga berbagai jenis beras saat ini sudah sudah mengalami kenaikan Rp 500 per kilogram. “Misalnya beras kualitas bagus yang sebelumnya hanya Rp 14.500 ribu per kilogram sekarang jadi Rp 15.000 per kilogram. Ini juga kita lihat keadaan lagilah,” kata Akiang, salah seorang pedagang. (MTR/RN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.