Di Ujung Masa Jabatan, Wali Kota Tjhai Chui Mie Meresmikan Apa Saja?

by -1,599 views
Tjhai Chui Mie.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie. (Foto: singkawangkota.go.id/net)

REAKTIFNEWS.COM, Singkawang Kota – Menjelang berakhirnya masa jabatan pada Desember mendatang, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie semakin gencar melakukan berbagai peresmian proyek dan program yang menjadi prioritasnya.

Mengingat agenda ini merupakan salah satu perwujudan agenda politiknya. Disebutkan dalam laman singkawangkota.go.id, setidaknya terdapat 8 janji politik Tjhai Chui Mie saat kampanye Pemilihan Wali Kota 2017 lalu.

Untuk mengetahui berbagai program yang telah diresmikan oleh Tjhai Chui Mie, berikut telah dikumpul delapan persemian hasil kumpulan dari laporan Reaktifnews. Simak penjelasannya hingga akhir!

1. Vihara Tri Dharma Sui Kheu Thai Pak Kung

Peresmian paling terbaru datang dari program andalan Tjhai Chui Mie, yaitu, harmonisasi dalam Keberagaman agama, etnis dan budaya dengan turut diresmikannya Vihara Tri Dharma Sui Kheu Thai Pak Kung termegah di jalan Raya Kulor Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang. Vihara Tri Dharma Sui Kheu Thai Pak Kung diresmikan oleh Tjhai Chui Mie pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Program ini diharapkan dapat menambah destinasi wisata religi yang memiliki multiplier effect perekonomian di Kota Singkawang. Vihara megah yang berdiri di atas lahan seluas 6 hektare ini juga disebut mulai dibangun selama lebih kurang 10 tahun sebelum diresmikan dan telah dikunjungi oleh banyak wisatawan baik domestik maupun macanegara berkat daya tarik wisatanya.

Dinamakan sebagai salah satu spot wisata yang merupakan jualan Tjhai Chui Mie ketika melakukan kampanye Pilkada 2017 lalu. Tjhai Chui Mie mengatakan terimakasih kepada para donatur yang turut berperan andil dalam pengerjaan pembangunan vihara ini.

2. Rumah Adat Tionghoa

Ada pula ikon baru yaitu Rumah Adat Tionghoa di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Singkawang yang langsung dipaparkan oleh Tjhai Chui Mie sketsa tata ruang utama yang berisi tentang letak dan gambaran besar kawasan proyek infrastruktur tersebut pada Jumat, 26 Agustus 2022.

Melansir mediacenter.singkawangkota.go.id, keberadaan Rumah Adat Tionghoa ini akan menjadi sebuah kebanggaan sekaligus menambah kekayaan budaya Kota Singkawang setelah sebelumnya telah di bangun Rumah Adat Melayu dan Rumah Adat Dayak.

Disebutkan pula lokasi ini memiliki luas sekitar 1.000 meter persegi yang merupakan lahan bekas bangunan Gedung Dharma Wanita. Dilansir tribunnews.com, Tjhai Chui Mie menuturkan pembangunan Rumah Adat Tionghoa ini merupakan satu diantara visi misi dirinya sebagai Wali Kota bersama Wakil Wali Kota, Irwan.

Tjhai Chui Mie juga menyebut bahwa pihaknya tidak dapat menggunakan anggaran Pemerintah untuk mewujudkan pembangunan tersebut dan berharap bantuan dapat dibantu oleh dermawan untuk menghadirkan Rumah Adat Tionghoa ini di Kota Singkawang.

3. Revitalisasi Pasar Beringin

Selanjutnya, Tjhai Chui Mie juga meresmikan Revitalisasi Pasar Beringin Singkawang. Peletakan batu pertama turut dihadiri Komisaris PT.Rezeki Timur Laut, Sarkawi Lim, Ketua DPRD berikut Ketua Komisi II, Sekda serta Kadis Dinas Perindagkop dan UKM Singkawang.

“Rencananya 17 Oktober 2022 akan dilakukan pemancangan tiang. Pertama, kita mulai proses relokasi para pedagang ke pasar sementara. Kemudian, pembersihan dan pembongkaran. Sesuai timeline, pengerjaan paling lama 2 (dua) tahun harus sudah selesai dan tahun 2024 mendatang sudah diresmikan,” kata Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.

Tjhai Chui Mie kembali menginformasikan setiap pedagang Pasar Beringin yang nantinya akan menempati lokasi pasar yang telah direvitalisasi akan diberikan subsidi selama 1 (satu) tahun. Pada tahun berikutnya, para pedagang baru dikenakan pembayaran sesuai dengan harga yang ditetapkan berdasarkan tata letak kios atau los yang dipilih.

4. Sekolah Unggulan SDN 23 Singkawang

Kemudian yang diresmikan oleh Tjhai Chui Mie adalah gedung SDN 23 Singkawang. Dengan merevitalisasi dan menghadirkan SDN 23 Singkawang menjadi salah satu sekolah unggulan, ia menganggap telah menunaikan janjinya kepada warga, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang berdampak pada peningkatan kualitas SDM.

Wali Kota Tjhai Chui Mie mengatakan kegiatan revitalisasi SDN 23 Singkawang ini bersumber dari program dana pemulihan ekonomi nasional (PEN). Menurutnya, Pemkot Singkawang mengalokasikan anggaran untuk urusan pendidikan sebesar 50 Milyar Rupiah.

“Jadi, bukan hanya gedungnya saja yang megah, tapi pendidikan akademik juga ikut bagus,” ujarnya.

5. Pembangunan tiga Gerbang Batas antar Kota Singkawang

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie meresmikan sekaligus melakukan peletakan batu pertama sebagai penanda dimulainya pembangunan tiga Gerbang Batas antar Kota Singkawang, Kabupaten Sambas dan Bengkayang.

Tjhai Chui Mie juga menyebut narasi filosopi dari ketiga Gerbang Batas yang dibangun menggambarkan budaya Tionghoa, Dayak dan Melayu (TIDAYU). Ketiga gerbang yang didanai melalui program CSR PT. Kapal Api, PT. Astra International dan Alfamart ini masing-masing diberi nama Gerbang Mahligai Pesisir, Gerbang Tama Ka’ Lawakng dan Gerbang Gap Go Meh.

Ia menambahkan pembangunan ketiga Gerbang Batas ini ditargetkan selesai dibangun pada HUT Pemerintah Kota Singkawang mendatang yang jatuh pada tanggal 17 Oktober 2022.

“Kita doakan bersama-sama supaya pembangunan dari ketiga Gerbang Batas ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

6. Perbaikan Jalan dari Pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (Jalan PEN)

Tak hanya pembangunan, Tjhai Chui Mie juga telah memantau sekaligus turut meresmikan beberapa jalan yang dibangun dengan pinjaman dana PEN.

Beberapa jalan yang menjadi sasaran perbaikan dari dana PEN antara lain Jalan H. Bakar, Jalan Durian, Jalan Pangmilang SP1-SP2, Jalan Demang Akub, Jalan Sanggau Kulor, Jalan Mantoman, Jalan Trisula, Jalan Sejahtera Sedau, Jalan Malindo, Jalan Hamid Matali, Jalan BLKI, Jalan Bhineka Bakti, Jalan Terminal Induk, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Pulau Natuna, Jalan Raya Sebakuan, Jalan Latsitarda, Jalan Revolusi (Jalan Baru), Jalan Veteran, Jalan K.S Tubun dan Jalan Yunus Yacob.

Program PEN ini, Tjhai Chui Mie nilai dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan perputaran ekonomi di Kota Singkawang. “Sampai saat ini, kami sudah sesuai dengan tahap yang disampaikan oleh PT SMI,” kata Tjhai Chui Mie.

Sejumlah pembangunan dari dana PEN ini, ia anggap sama halnya dengan program pembangunan Bandara yang memberikan peluang ekonomi bagi pekerja lokal dan perputaran ekonomi bagi masyarakat Kota Singkawang.

7. Mal Pelayanan Publik (MPP)

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie turut meresmikan kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) pada Jumat, 1 Januari 2022. Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie berharap kehadiran MPP Kota Singkawang dapat mendorong pertumbuhan investasi melalui kemudahan pelayanan publik bagi masyarakat untuk mengurus segala bentuk perizinan dan non perizinan, khususnya pada industri UMKM Kota Singkawang.

Saat diresmikan, MPP yang berlokasi di tengah pusat perbelanjaan Singkawang Grand Mall (SGM) Kota Singkawang ini menghadirkan 160 layanan dari tiga organisasi perangkat daerah (OPD) dan 13 instansi vertikal.

8. Masjid Agung Singkawang

Yang terakhir namun bukan terakhir, Tjhai Chui Mie turut meresmikan renovasi Masjid Agung Nurul Islam Singkawang pada 3 Maret 2021 lalu.

Tjhai Chui Mie mengatakan, target waktu pembangunan 20 bulan tersebut adalah target paling lama. Ia juga berharap segera diselesaikan sebelum 20 bulan.

Tak hanya bergantung pada APBD kota Singkawang, Tjhai Chui Mie juga mengusahakan adanya kucuran dana baik dari APBD Provinsi Kalbar maupun APBN pusat. Termasuk donatur dari masyarakat yang memiliki keikhlasan menyumbang demi kelancaran pembangunan Masjid Agung Singkawang tersebut.

“Mari kita bergandengan tangan, bersatu padu, sehingga pembangunan Masjid Agung Singkawang ini bisa segera kita selesaikan sama-sama,” ujarnya.

 

 

Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.