Ini Provinsi di Indonesia Penentu Kemenangan dalam Pemilihan Presiden 2024

by -348 views
data pilpres 2024
Data 10 Provinsi dengan mayoritas penuntu kemenangan Pilpres 2024. (Sumber: Hasil olah data KPU/ tim/ net)

REAKTIFNEWS.COM, Singkawang – Pemilu 2024 semakin panas karena pemilihan presiden (Pilpres) 2024 tinggal menghitung hari lagi. Salah satu faktor penentu kemenangan pada pemilu presiden kali ini adalah dominasi partai di provinsi dengan daftar pemilih tetap (DPT) terbesar tersebut.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan DPT pemilihan presiden (pilpres) 2024 berjumlah 204.807.222 pemilih. Jumlah ini meningkat 11,98 juta orang dari pemilu presiden tahun 2019 sebanyak 192.828.520 orang.

KPU mencatat 10 daerah DPT terbesar di Indonesia. Urutan pertama ditempati oleh Jawa Barat dengan 35,7 juta suara, disusul Jawa Timur dan Jawa Tengah masing-masing dengan 31,4 juta dan 28,2 juta suara.

Posisi ke-4 dan ke-5 ditempati oleh Sumatera Utara dengan 10,8 juta pemilih dan Banten dengan 8,8 juta pemilih. Sumut menjadi satu-satunya provinsi selain Pulau Jawa-Bali yang masuk dalam 5 besar DPT.

Seperti seluruh provinsi di Indonesia, mayoritas suara masih dikuasai di Pulau Jawa – Bali yakni mencapai 59% atau 118,6 juta pemilih, sedangkan di luar Jawa – Bali sebesar 41% atau 83,5 juta pemilih.

Meski terletak di luar Pulau Jawa, Bali bukanlah daerah yang paling padat penduduknya, namun daerah tersebut memiliki bobot elektoral yang cukup besar jika digabungkan. Perolehan suara di luar Pulau Jawa mendorong suatu partai untuk lolos ke Parlemen.

Berdasarkan catatan, calon presiden Ganjar berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang bersekutu dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di parlemen.

Anies dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) dan Cak Imin dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dengan dukungan dari partai parlemen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara itu, Prabowo Subianto merupakan calon presiden yang didukung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan dukungan Partai Golongan Karya Parlemen (Golkar), Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Data sejarah pemenang parpol di tiap provinsi tahun 2019 menunjukkan sulitnya mengubah partai politik mana yang memenangkan pemilu karena sejumlah faktor, seperti tradisi lokal yang kuat.

PDIP menjadi partai berkuasa dengan total perolehan suara di provinsi selain Jawa – Bali bahkan mencapai 8,8 juta suara. Golkar menduduki peringkat kedua perolehan suara di provinsi luar Pulau Jawa – Bali.

Partai pendukung kubu Prabowo-Gibran mempunyai suara yang kuat di provinsi Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Total suara mencapai 7,5 juta di luar Jawa-Bali.

Gerindra menempati posisi keempat dengan 6,8 juta suara di luar Jawa – Bali pada pemilu parlemen 2019. Partai yang dipimpin calon presiden Prabowo ini memiliki keunggulan elektoral di Pulau Sumatera.

NasDem menduduki peringkat kelima dengan 6,5 juta suara. Partai pendukung calon presiden Anies Baswedan menguasai suara di empat provinsi selain Jawa – Bali, yakni NTT, Papua, Papua Barat, dan Sulawesi Tengah.

Perlu diketahui bahwa setiap partai pemenang di provinsi dengan DPT besar berarti partai tersebut mempunyai basis pemilih yang besar. Dalam setiap pemilu, peran partai politik menjadi salah satu kunci kemenangan.

Namun, partai dengan perolehan suara terbanyak belum tentu menjamin kemenangan calon pemimpin yang didukungnya. Pada pemilu 2024, pemenang bisa saja berubah karena partai politik bisa mengusung calon yang paling elektabilitas dan bisa meningkatkan dukungan dan perolehan suara.

REAKTIFNEWS REASEARCH

(tim/RN/twa)

No More Posts Available.

No more pages to load.