Miris, 36 Total Calon Jemaah Umrah Keberangkatan Asal Sambas 4 Diantaranya Asal Singkawang Terlantar di Bekasi

by -762 views
Sebanyak 36 calon jemaah umrah asal Kabupaten Sambas dan 4 orang diantaranya berasal dari Kota Singkawang, Kalimantan Barat, hingga saat ini masih terlantar di sebuah penampungan wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/3/2023).
Sebanyak 36 calon jemaah umrah asal Kabupaten Sambas dan 4 orang diantaranya berasal dari Kota Singkawang, Kalimantan Barat, hingga saat ini masih terlantar di sebuah penampungan wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 25/3/2023. (Reaktifnews.com)

Singkawang, REAKTIFNEWS.com

Sebanyak 36 calon jemaah umrah asal Kabupaten Sambas yang 4 orang diantaranya berasal dari Kota Singkawang, Kalimantan Barat, hingga saat ini masih terlantar di sebuah penampungan wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/3/2023). Para jamaah ini sedianya dijanjikan berangkat umrah sejak tanggal 10 Maret 2022 lalu.

Informasi yang didapat Reaktifnews menyebut, para jemaah dijanjikan berangkat melalui biro travel PT Rihlah Assofa Amanah dan telah menyetorkan sejumlah uang yang bervariatif mulai Rp 34 – 35 juta kepada seorang oknum yang mengaku sebagai marketing biro dimaksud demi berangkat ke Tanah Suci.

“Awalnya saya dan para jemaaah dijanjikan oleh Ibu Erna asal Pemangkat untuk berangkat tanggal 10 Maret, dari Pontianak ke Jakarta, Jakarta ke Jeddah,” sebut Riyadi, salah seorang jemaah yang terlantar ini mengisahkan.

Namun, lanjut dia, setelah berhari-hari para calon jemaah justru sempat ditempatkan salah satu penampungan TKI wilayah Bekasi.

“Berangkat pertama di hari keempat di hari Senin saya 20 orang sama jemaah, 16 jemaah tinggal datang kami di Bekasi saya dan kawan-kawan habis di Bandara menunggu di Bandara untuk dijemput ada sekitar 4 sampai 5 jam menunggu di Bandara. Habis itu kami di Bandara dibawa ke Bekasi, kemudian dibawa ke tempat pelatihan TKI saya tidak tahu di mana kampungnya itu,” tutur Riyadi.

Diakui dia, sebagian calon jemaah umrah telah membayar biaya tersebut sejak sebelum pandemi Covid-19. Menurutnya, sampai diberangkatkan di Jakarta mereka belum memegang visa untuk umrah. “Katanya visa sudah diurus sampai sekarang paspor sudah ada tapi tidak ada visa. Gak pegang visa umrah,” sambungnya.

Adapun hingga kini mereka belum mendapatkan kejelasan terkait sampai kapan di Kota Bekasi. Para calon jemaah umrah masih menunggu itikad baik dari biro perjalanan untuk mengembalikan uang dan dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

“Kalau saya ingin pertama ingin pulang kalau bisa secara kekeluargaan pulangkan uang kami. Kalau tidak bisa mungkin lapor ke polisi,” pungkasnya. (TOP/RN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.