Menanti Janji Manis Kemenhub Bantu Wujudkan Bandara Singkawang Tahun 2024

by -1,157 views
Kemenhub bersama Pj Wali Kota site visit ke lokasi Bandara Singkawang.
FOTO: Kemenhub bersama Pj Wali Kota site visit ke lokasi Bandara Singkawang, Kamis (6/7/2023). (Dok. MC Singkawang)

Singkawang, REAKTIFNEWS.com

Kementerian Perhubungan melalui Pusat Pembiayaan Infrastruktur Transportasi (PPIT) berkunjung ke Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang guna menggelar monev alias monitoring dan evaluasi pelaksanaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandara Singkawang di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang, Kamis (6/7/2023).

Pj Wali Kota Singkawang Sumastro menyebut bahwa agenda pertemuan Pemkot Singkawang dengan pihak PPIT Kementerian Perhubungan kali ini membahas soal perkembangan terbaru asumsi menyeluruh alias Update Penyelesaian Final Bussines Cases (FBC) Proyek Pembangunan Bandar Udara Singkawang dan dilanjutkan dengan site visit ke lokasi Bandara Singkawang.

Asumsi final proyek pembangunan bandara Singkawang ini juga berdasarkan indikator kualitatif dan kuantitatif yang memperkuat asumsi serta memberikan dukungan bagi pengambil keputusan dalam menetapkan investasi di masa datang.

Dalam update penyelesaian Final Bussines Cases (FBC) ini juga turut dilakukan evaluasi setiap aliran kerja Proyek Pembangunan Bandar Udara Singkawang yang meliputi seluruh dokumentasi data untuk mendukung keputusan investasi dan proses manajemen portfolio terkait inisiatif, biaya, resiko, asumsi, hasil dan metrik.

Dapat disimpulkan bahwa produk dari FBC Pemkot Singkawang dengan pihak PPIT Kementerian Perhubungan kali ini adalah berupa dokumen yang berisikan analisis dari nilai organisasi, kelayakan, biaya, manfaat, dan risiko dari rencana proyek Bandara Singkawang.

Sumastro juga menyebut bahwa proyek pembangunan Bandara Singkawang menggunakan skema KPBU sejak awal pembangunan.

“Update terkini perkiraannya peresmian bisa awal tahun depan, dan kita tentu senang dong dengan apa yang kita damba-dambakan bisa segera terwujud. Karena memang adanya dukungan dari CSR badan usaha,” ucapnya.

Wali Kota dan DPRD 2024 Wajib Lanjutkan Bandara Singkawang 

Mengingat kontrak jangka panjang dengan badan usaha umumnya akan melewati masa jabatan seorang kepala daerah, maka dibutuhkan pula dukungan politik yang kuat guna menjaga konsistensi dari komitmen daerah untuk menunaikan kewajibannya.

Sementara itu diketahui pula soal tantangan Pemkot Singkawang terkait proyek pembangunan Bandara Singkawang dengan memilih skema KPBU juga turut diyakini oleh Pemkot Singkawang bahwa proyek bandara ini sangat potensial, maka Pemkot Singkawang diharapkan menyiapkan SDM yang kompeten dan mampu menjalin koordinasi dengan stakeholders guna melakukan keseluruhan tahapan proses KPBU.

Publik berharap, prioritas proyek pembangunan Bandara Singkawang lebih transparan serta benar-benar didukung kualitas kajian prastudi kelayakan yang sebaik mungkin sehingga tentunya dapat menjawab tantangan keterbatasan anggaran untuk menyediakan infrastruktur di daerah serta memberikan kenyamanan bagi badan usaha untuk berinvestasi. Termasuk dalam rangka menyediakan layanan yang lebih baik, berkelanjutan, dan terjangkau bagi masyarakat Kota Singkawang khususnya. (top/RN)

No More Posts Available.

No more pages to load.