Sedih! Indonesia Negara Agraris Tapi Darurat Pangan, Mendag Zulhas Buka-bukaan Soal Impor

by -570 views
Zulkifli Hasan
FOTO: Mendag Zulkifli Hasan. (Dok. net)

Singkawang, REAKTIFNEWS.com

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengaku seyogianya tak menyukai impor. Dia pun mengungkapkan lonjakan impor pangan RI yang kini berlipat-lipat dibandingkan tahun 2004, saat Zulhas masih menjadi anggota Komisi VI DPR RI.

“Saya Menteri Perdagangan, urusannya impor dan ekspor. Tapi saya termasuk yang tak suka impor sebenarnya,” katanya saat peluncuran Gerakan pangan Murah Serentak 2023, Senin (26/6/2023) lalu.

“Tahun 2004, saya anggota DPR, kita impor gandum 2 sampai 3 juta (ton), sekarang kita impor gandum hampir 13 juta (ton), setahun. Tahun 2004, saya sebagai anggota DPR mengkritik Menteri BUMN pada waktu itu. Kita impor gula 1 juta sampai 2 juta (ton), sekarang kita impor gula kira-kira 5 juta (ton) lebih setahun,” tambah Zulhas.

Tak hanya itu, lanjut dia, Indonesia juga semakin gencar mengimpor garam. Di mana, katanya, pada tahun 2004 tak sampai 1 juta ton, namun kini sudah sekitar 3 juta ton.

Lalu, kata dia, impor buah, termasuk klengkeng kering dan jeruk keriput, yang dalam 2 dekade melonjak dari sekitar 50 ribu ton menjadi hampir 1 juta ton.

“Impor bawang, kita pemakan bawang merah, bawang putih sedikit sekali. Tahun 2004 impor bawang putih itu kira-kira 25.000-30.000 ton sudah banyak. Sekarang kita bergeser ke bawang putih hampir 600.000 ton per tahun,” katanya.

“Tembakau, hampir setengah kita impor. Jagung, tapi untuk industri, kita impor hampir 2 juta (ton),” paparnya.

Karena itu, Zulhas mengaku telah meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar diizinkan mengendalikan impor. (top/RN)

No More Posts Available.

No more pages to load.