Spanduk Caleg Berseliweran, Pengamat: Menyedihkan, Hanya Perkenalkan Diri Bukan Isi Kepala

by -972 views
Petugas Satpol PP menertibkan bendera parpol di kawan gelora tanah abang.
Petugas Satpol PP menertibkan bendera Parpol di kawasan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2023). (Sumber: Dok. Istimewa) (Xena Olivia)

Jakarta, REAKTIFNEWS.com

Pendiri Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti menyayangkan adanya spanduk dan baliho yang hanya berupa gambar tokoh bakal calon legislatif (bacaleg) yang kemungkinan akan ikut serta dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024. Sebab, katanya, pola sosialisasi pemilu yang saat ini sedang berlangsung hanya menampilkan figur tokoh partai politik tanpa menyertakan informasi yang subtantif.

“Ini agak menyedihkan kita karena di satu segi kita berharap ada tuntutan bagi peningkatan kualitas demokrasi,” ujar Ray dalam diskusi bertajuk “Sosialisasi Tanpa Isi, BAWASLU tanpa gigi, KPU kurang gizi” di Kebayoran Baru, Jakarta pada Kamis, (27/4/2023).

Menurutnya, seharusnya spanduk-spanduk tersebut berisi informasi terkait ide dan gagasan Bacaleg Pemilu 2024 sehingga diharapkan masyarakat bisa mengenal pemikiran bacaleg dengan baik sejak awal. “Jadi semata-mata hanya memperkenalkan diri mereka, tidak memperkenalkan apa isi kepalanya,” kata Ray.

Lebih lanjut, pengamat politik itu juga menyebut saat ini banyak praktik politik yang cenderung melanggar asas prinsip Pemilu demokratik. Ia lantas memberikan contoh saat Ketua Badan Anggaran DPR RI Fraksi PDI-P Said Abdullah membagikan amplop berisi uang dengan logo PDI-P di Masjid daerah Jawa Timur yang seakan dimaklumi oleh penyelenggara Pemilu.

“Nah jadi ini yang kelihatan (oleh publik), bukan ditindak malah seperti dipermaklumkan gitu, dimaklumi,” ungkapnya.

Imbas dari praktik merayu pemilih dengan kegiatan material tersebut, kata Ray, bukan hanya menghilangkan substansi Pemilu, tetapi juga akan mengancam kualitas demokrasi. “Dan juga hilangnya kesempatan kepada para pemilih untuk mengenal para kandidat melalui visi misi yang sejatinya lebih diutamakan,” pungkasnya. (*/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.